Kondisi kesehatan Richard Lee menjadi sorotan setelah tim kuasa hukum menyebut ia sempat pingsan di dalam sel tahanan Lapas Pemuda Tangerang. Penyebabnya disebut berkaitan dengan penghentian konsumsi obat keras tanpa pengawasan medis.
Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tangerang, permohonan pengalihan penahanan pun diajukan. Namun, majelis hakim belum langsung mengabulkan dan meminta dokumen medis terbaru dari dokter lapas sebagai dasar pertimbangan.
Keluhan soal kondisi medis di balik sel
Kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied, menyampaikan bahwa kliennya berada dalam keadaan darurat medis. Ia mengatakan Richard Lee pingsan pada 10 Juli setelah melakukan tapering-off obat sendiri tanpa pendampingan medis.
Faizal meminta hakim mempertimbangkan pengalihan penahanan karena kondisi itu dinilai membutuhkan penanganan spesialis yang tidak tersedia di fasilitas kesehatan lapas. Permintaan tersebut disampaikan dalam persidangan yang beragenda pembacaan putusan sela pada Selasa (14/7/2026).
Richard Lee juga diberi kesempatan bicara langsung di hadapan hakim. Ia mengakui telah mengonsumsi Amitriptyline selama empat bulan terakhir dan memahami risiko jika obat keras itu dihentikan mendadak.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama terdakwa | Richard Lee |
| Lokasi penahanan | Lapas Pemuda Tangerang |
| Obat yang disebut | Amitriptyline |
| Kronologi yang disebut kuasa hukum | Pingsan di sel setelah tapering-off obat sendiri |
Hakim minta rujukan yang lebih kuat
Majelis hakim menilai surat keterangan yang sudah dilampirkan belum cukup kuat untuk pengalihan penahanan. Menurut hakim ketua, yang diperlukan adalah rujukan dari dokter lapas yang menyatakan terdakwa memang perlu dirawat di rumah sakit.
“SOP dari kami harus ada rujukan dari dokter Lapas. Rujukan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan itu perlu membutuhkan perawatan di rumah sakit, entah berapa harilah gitu. Kan bisa dirawat di situ. Jadi kalau bisa di-update surat keterangan dokternya itu ya, yang terbaru,” ujar hakim ketua di ruang sidang.
Hakim juga meminta tim kuasa hukum segera memperbarui dokumen medis jika ingin permohonan itu dipertimbangkan lebih jauh. Dengan begitu, alasan medis yang disampaikan tidak hanya bertumpu pada keterangan sementara, tetapi pada surat rujukan resmi dari fasilitas kesehatan lapas.
Kasus yang menjerat Richard Lee
Richard Lee berstatus terdakwa dalam perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan. Kasus ini berawal dari produk skincare White Tomato dan DNA Salmon miliknya yang dilaporkan oleh Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif).
Ia diduga mengedarkan produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan memberi label informasi yang tidak sesuai dengan isi kandungan produk. Saat proses persidangan berlangsung, Richard Lee tetap menjalani penahanan di Lapas Pemuda Tangerang.
Di ruang sidang, ia menegaskan tidak memiliki niat menghalangi jalannya persidangan dan siap hadir setiap hari jika perawatan medis yang layak bisa diperoleh di luar rutan. Permohonan pengalihan penahanan itu kini bergantung pada dokumen medis terbaru yang diminta hakim.
Source: hot.detik.com






