Sisa nasi yang biasanya langsung dibuang ternyata masih punya nilai guna. Bahan sederhana ini bisa diolah menjadi kompos untuk membantu pertumbuhan tanaman dan mengurangi limbah organik rumah tangga.
Kompos dari nasi sisa disebut bermanfaat karena mengandung nitrogen dan karbohidrat yang mudah terurai. Menurut www.cnnindonesia.com, bahan ini juga dapat dipakai dalam dua bentuk, yakni pupuk organik padat dan pupuk organik cair (POC).
Kompos Padat dari Sisa Nasi
Untuk membuat pupuk organik padat, sisa nasi bisa ditanam langsung di sekitar tanaman. Caranya dimulai dengan menggali lubang sedalam 30 cm, lalu memasukkan nasi sisa ke dalamnya.
Agar hasilnya lebih baik, nasi sisa disarankan dicampur dengan bahan organik lain seperti dedaunan. Setelah itu, lubang ditutup kembali dengan tanah hingga rapat.
Setelah beberapa waktu, sisa nasi akan terurai dan unsur haranya dapat diserap tanaman di sekitarnya. Proses ini membuat limbah dapur berubah menjadi sumber nutrisi tambahan bagi tanaman hias maupun tanaman buah.
Cara Membuat POC dari Sisa Nasi
Selain kompos padat, sisa nasi juga bisa diolah menjadi POC. Berikut langkah-langkah yang disebutkan dalam laporan www.cnnindonesia.com.
| Langkah | Bahan/Proses | Detail |
|---|---|---|
| 1 | Sisa nasi | Siapkan 500 gram |
| 2 | Penyimpanan | Simpan di tempat yang tidak terkena hujan dan cahaya matahari sampai muncul jamur berwarna oranye |
| 3 | Larutan gula | Campur 1 liter air dengan 75-100 gram gula pasir |
| 4 | Fermentasi | Tambahkan nasi yang sudah berjamur ke larutan gula, lalu tutup rapat |
| 5 | Perawatan | Diamkan sekitar 1 minggu, buka tutup setiap hari, lalu aduk rata |
| 6 | Tanda siap pakai | Aroma fermentasi seperti tapai menandakan POC sudah bisa digunakan |
POC dari sisa nasi dapat dipakai dengan cara mencampurkannya ke air pada perbandingan 1:20. Larutan itu lalu disiramkan secukupnya pada tanaman dan dilakukan dua kali dalam seminggu.
Manfaat untuk Tanaman dan Tanah
Kompos dari sisa nasi memiliki fungsi sebagai penyedia nutrisi tambahan bagi tanaman. Kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium di dalamnya membantu menyuburkan daun, merangsang pembungaan, dan menguatkan akar.
Selain itu, kompos ini juga membantu memperbaiki kualitas tanah yang rusak. Bahan organik dari nasi sisa relatif aman bagi manusia dan hewan, bahkan jika digunakan dalam jangka waktu lama.
Dengan pengolahan sederhana, sisa nasi bisa berubah dari limbah menjadi bahan yang berguna untuk tanaman. Cara ini juga membantu mengurangi sampah organik rumah tangga yang biasanya berakhir di tempat pembuangan.
Source: www.cnnindonesia.com






