Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan luar biasa 6-4 atas Prancis dalam perebutan peringkat ketiga. Bukayo Saka menjadi pembeda lewat hattrick yang menjaga keunggulan The Three Lions dalam laga penuh 10 gol.
Pertandingan di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) pagi WIB itu sempat berubah menjadi duel terbuka setelah Inggris memimpin 4-0 pada babak pertama. Prancis kemudian bangkit dan memangkas jarak, tetapi gol-gol Inggris pada pengujung laga memastikan kemenangan tetap berada di tangan mereka.
Kemenangan tersebut membawa Inggris meraih peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Hasil ini menjadi pencapaian terbaik mereka sejak menjadi juara dunia pada 1966, setelah sebelumnya finis di posisi keempat pada Piala Dunia 2018.
Inggris langsung mengambil kendali sejak menit awal melalui Declan Rice. Gelandang itu merebut bola, membawa serangan ke area pertahanan Prancis, lalu melepaskan tembakan keras yang masuk ke pojok kiri gawang Mike Maignan pada menit ketiga.
Tekanan Inggris berlanjut lewat situasi sepak pojok pada menit ke-18. Ezri Konsa menyundul umpan Rice untuk menggandakan keunggulan dan membuat Maignan kembali tak berdaya.
Saka kemudian memperlebar jarak melalui kerja sama dengan Marcus Rashford pada menit ke-37. Ia mencetak gol keduanya pada menit ke-46 setelah menerima bola dari Eberechi Eze dan mengirim tembakan silang yang tidak dapat dijangkau Maignan.
Prancis memasuki babak kedua dengan empat perubahan pemain. Didier Deschamps memasukkan Dayot Upamecano, Lucas Digne, Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele untuk mengejar ketertinggalan empat gol.
Perubahan itu memberi dampak cepat ketika Kylian Mbappe mencetak gol pada menit ke-48 dari umpan Michael Olise. Enam menit kemudian, Mbappe mengirim umpan terobosan kepada Barcola yang menuntaskannya dengan tembakan ke tiang dekat.
Prancis semakin mendekat pada menit ke-66. Mbappe menyelesaikan kombinasi operan dengan Olise setelah menerima bola dari Dembele, sehingga skor berubah menjadi 3-4.
| Pemain | Tim | Menit Gol |
|---|---|---|
| Declan Rice | Inggris | 3 |
| Ezri Konsa | Inggris | 18 |
| Bukayo Saka | Inggris | 37, 46, 87 |
| Jude Bellingham | Inggris | 98 |
| Kylian Mbappe | Prancis | 48, 66 |
| Bradley Barcola | Prancis | 54 |
| Ousmane Dembele | Prancis | 96 |
Menurut laporan www.cnbcindonesia.com, Prancis terus menekan Inggris setelah gol kedua Mbappe. Salah satu peluang penting hadir pada menit ke-81, tetapi tembakan Olise di depan gawang masih meleset.
Inggris merespons tekanan itu dengan memasukkan Jude Bellingham dan Elliot Anderson pada menit ke-79. Keputusan tersebut membantu mengubah alur permainan ketika Inggris berusaha keluar dari tekanan lawan.
Pada menit ke-84, Inggris memperoleh penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang. Saka maju sebagai eksekutor dan sukses mengecoh Maignan pada menit ke-87 untuk melengkapi hattrick sekaligus membawa skor menjadi 5-3.
Prancis belum menyerah dan Dembele kembali mencetak gol pada masa injury time. Ia menerima umpan Upamecano, menembus sisi kiri pertahanan Inggris, lalu mengarahkan bola ke tiang jauh untuk memangkas skor menjadi 4-5.
Namun, Bellingham memastikan Prancis tidak memiliki peluang mengejar lagi. Dalam serangan balik pada menit ke-98, ia melewati pertahanan Prancis dan menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk menetapkan skor akhir 6-4.
Dua gol Mbappe juga menambah catatan pribadinya di turnamen tersebut. Ia mengukuhkan posisi sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi top skor sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 22 gol.
Source: www.cnbcindonesia.com






