Samsung Galaxy A56 Makin Matang, tetapi Hilangnya MicroSD Bisa Jadi Penghalang

Author: Qoo Media

Samsung Galaxy A56 membawa peningkatan yang terasa relevan untuk kelas menengah, mulai dari bodi lebih ramping hingga pengisian daya 45W. Namun, keputusan menghapus slot microSD menjadi kompromi besar bagi pengguna yang terbiasa menyimpan banyak foto, video, dan aplikasi.

Kapasitas internal kini tidak dapat diperluas, sehingga pilihan varian memori menjadi lebih penting sebelum membeli perangkat. Varian 256 GB menjadi opsi yang lebih aman untuk pemakaian jangka panjang dibanding 128 GB, terutama karena ponsel ini dijanjikan menerima pembaruan perangkat lunak selama enam tahun.

Memori Tak Bisa Ditambah, Dukungan Software Justru Panjang

Kompartemen SIM Samsung Galaxy A56 hanya menyediakan dua slot nano SIM fisik dan tidak lagi menyisakan ruang untuk kartu microSD. Pengguna masih dapat memakai eSIM untuk menambahkan nomor, tetapi hanya dua nomor seluler yang dapat aktif bersamaan.

Menurut blitarkawentar.jawapos.com, perangkat ini hadir dengan Android 15 dan antarmuka One UI 7. Dengan komitmen pembaruan enam tahun, ponsel tersebut diproyeksikan tetap memperoleh pembaruan sistem hingga 2031 dan mencapai Android 21.

One UI 7 membawa bentuk ikon baru serta tata letak pusat kendali yang diperbarui. Antarmuka ini juga menyertakan Nowbar, area berbentuk kapsul di bawah layar yang menampilkan status aplikasi berjalan secara waktu nyata.

Fitur Awesome Intelligence turut mencakup AI Object Eraser, Instant Slow-mo, AI Best Face, dan Circle to Search. Sistemnya juga menawarkan personalisasi yang luas tanpa gangguan iklan sembulan pada menu penggunaan sehari-hari.

Aspek Samsung Galaxy A56 Dampak bagi Pengguna
Penyimpanan Tanpa slot microSD Kapasitas internal harus dipilih sejak awal
Sistem operasi Android 15 dengan One UI 7 Dijanjikan pembaruan hingga enam tahun
Baterai 5.000 mAh, pengisian 45W Pengisian lebih cepat dari generasi sebelumnya
Layar AMOLED 6,7 inci, 120 Hz Tampilan lebih luas dan mulus

Bodi Lebih Ringan dengan Tampilan Kamera Baru

Samsung mengubah rancangan A56 melalui sudut bodi yang lebih melengkung agar terasa lebih nyaman saat digenggam. Bobotnya kini berada di bawah 200 gram, lebih ringan dari pendahulunya yang berbobot 210 gram.

Ketebalan bodi juga dipangkas 0,8 mm sehingga memberi kesan lebih ramping. Panel depan dan belakang memakai Gorilla Glass Victus Plus, sedangkan bingkainya menggunakan aluminium.

Perubahan paling mudah terlihat berada pada modul kamera belakang yang kini menyatu dalam bingkai vertikal berwarna hitam. Pilihan warnanya terdiri dari Awesome Olive, Awesome Pink, Graphite, dan Light Grey.

Layar AMOLED berukuran 6,7 inci kini lebih besar dibanding panel 6,6 inci pada generasi sebelumnya tanpa memperbesar dimensi fisik bodi. Refresh rate 120 Hz berjalan di seluruh aplikasi, sementara kecerahan luar ruang ditingkatkan menjadi 1.200 nits dari sebelumnya 1.000 nits.

Exynos 1580 Kencang untuk Game Populer, Bukan untuk Dipaksa

Chip Exynos 1580 berbasis fabrikasi 4 nm menjadi pusat peningkatan performa pada Galaxy A56. Untuk Mobile Legends, perangkat disebut mampu menjalankan pengaturan hingga 120 FPS dengan lancar.

PUBG Mobile dapat dimainkan pada pengaturan Smooth Extreme dengan target 60 FPS yang stabil. Sebaliknya, Genshin Impact pada pengaturan Medium menunjukkan frame rate yang berfluktuasi di kisaran 30 hingga 50 FPS.

Suhu bodi pada penggunaan harian dan permainan ringan berada di sekitar 40 derajat Celsius. Saat menjalankan gim berat dalam waktu panjang, suhunya dapat menembus lebih dari 45 derajat Celsius.

Baterai 5.000 mAh mencatat konsumsi 6 persen untuk satu jam streaming YouTube melalui Wi-Fi. Pengujian yang sama mencatat Mobile Legends menghabiskan 12 persen dalam satu jam, sedangkan Genshin Impact mengurangi 15 persen dalam 30 menit.

Dukungan pengisian 45W memungkinkan baterai terisi 61 persen dalam 30 menit dan mencapai 93 persen dalam satu jam. Paket penjualan hanya menyediakan kabel data, tanpa adaptor pengisi daya, pelindung layar, maupun casing.

Kamera Depan 4K Menjadi Nilai Tambah

Konfigurasi kamera belakang terdiri dari kamera utama 50 MP, ultrawide 8 MP, dan makro 5 MP. Kamera depan berubah dari 32 MP pada pendahulunya menjadi 12 MP, tetapi kini mendukung perekaman video HDR.

Peningkatan yang paling menonjol berada pada kemampuan kamera depan merekam hingga 4K 30 FPS. Hasilnya disebut menawarkan ketajaman tinggi, stabilisasi baik saat berjalan, warna kulit yang pas, serta mikrofon yang jernih.

Untuk foto malam, peningkatan nightography terlihat pada tekstur objek dan pendaran lampu yang sedikit lebih rapi. Di banyak kondisi lain, kualitas kameranya masih sangat mirip dengan generasi sebelumnya, dengan warna natural dan rentang dinamis yang luas.

Galaxy A56 menawarkan paket yang lebih solid lewat desain, layar, software, baterai, dan kemampuan video depan. Meski begitu, hilangnya microSD membuat calon pembeli perlu mempertimbangkan kapasitas penyimpanan sebagai salah satu faktor utama.

Terbaru