Kebiasaan Unik Lamine Yamal, Bangun Tengah Malam hanya untuk Makan Biskuit

Di tengah statusnya sebagai bintang muda sepak bola, Lamine Yamal ternyata masih mempertahankan kebiasaan yang sangat sederhana. Winger Barcelona itu mengaku kerap tidur lebih awal agar bisa terbangun pada tengah malam untuk makan biskuit di samping tempat tidurnya.

Kebiasaan tersebut memperlihatkan sisi lain Yamal yang jarang terlihat saat ia berada di lapangan. Pada usia 19 tahun, pemain Spanyol itu dikenal lewat pencapaian besar, tetapi kesehariannya tetap dekat dengan gim, keluarga, dan hal-hal kecil yang ia sukai.

Biskuit, Gim, dan Aroma Vanila

Yamal selalu menyimpan biskuit di dekat tempat tidur sebagai bagian dari rutinitas malamnya. Ia memilih tidur lebih cepat agar dapat bangun dan menikmati camilan tersebut sebelum kembali beristirahat.

Ia juga menyukai aroma vanila dan menggunakannya dalam sejumlah produk di rumah. Sabun, losion, lilin aromaterapi, hingga pengharum ruangan menjadi bagian dari preferensi pribadi pemain muda itu.

KebiasaanDetail
Bermain gimMemainkan Fortnite, Brawl Stars, Roblox, dan Piano Tiles saat senggang.
Camilan malamBangun tengah malam untuk makan biskuit yang disimpan di samping tempat tidur.
Aroma favoritMenggunakan berbagai produk beraroma vanila di rumah.

Gim menjadi hiburan utama Yamal ketika ia tidak menjalani latihan atau pertandingan. Menurut Vogue Hong Kong, kecintaannya pada dunia gim dimulai sejak sekolah dasar setelah ia mendapat konsol PlayStation dari ibunya.

Fortnite, Brawl Stars, Roblox, dan Piano Tiles termasuk gim yang masih ia mainkan pada waktu luang. Yamal bahkan pernah berkelakar bahwa ia mungkin akan menjadi streamer bila tidak berkarier sebagai pesepak bola.

Angka 304 yang Mengingatkan pada Rumah

Kebiasaan sederhana itu berjalan beriringan dengan kedekatan Yamal kepada keluarganya dan lingkungan tempat ia tumbuh. Selebrasi gol dengan membentuk angka “304” menggunakan jari menjadi penghormatan bagi Rocafonda di Mataró, Spanyol.

Angka tersebut merujuk pada tiga digit terakhir kode pos kawasan Rocafonda. Gestur itu menjadi pengingat asal-usulnya, meski namanya terus melesat sebagai salah satu pemain muda paling diperbincangkan.

lifestyle.kompas.com melaporkan bahwa perayaan gelar Piala Dunia 2026 juga menjadi momen keluarga bagi Yamal. Ia merayakan kemenangan di lapangan bersama adik tirinya, Keyne Yamal, setelah final melawan Argentina.

Dalam momen yang sama, kekasihnya, Inés García Santos, mengunggah pesan selamat melalui media sosial. “Lo conseguiste. Enhorabuena mi amor, eres campeón del mundo,” tulis García Santos.

Ucapan berbahasa Spanyol itu berarti, “Kamu berhasil. Selamat sayangku, kamu adalah juara dunia.” Yamal kemudian membalas singkat, “Te amo mi amor,” yang berarti “Aku mencintaimu, sayang.”

Gaya Berpakaian yang Ikut Diperhatikan

Di luar lapangan, pilihan busana Yamal juga menarik perhatian publik. Gaya berpakaiannya disebut memadukan fesyen mewah dan streetwear yang dekat dengan karakter generasi Z.

Ia kerap mengenakan koleksi dari Louis Vuitton, Bottega Veneta, Hermès, hingga Jil Sander. Penampilannya ditata oleh stylist asal Madrid, Ana Sotillo, yang juga bekerja dengan sejumlah pesepak bola top Spanyol.

Potongan rambut Yamal pun mulai banyak ditiru oleh anak muda di berbagai negara. Perhatian terhadap gaya personalnya muncul seiring meningkatnya pengaruhnya, baik di dunia sepak bola maupun budaya populer.

Prestasi Besar, Rutinitas yang Tetap Dekat

Di lapangan, Yamal terus mencetak catatan penting bersama Spanyol. Setelah ikut membawa negaranya menjuarai Euro 2024 dan Piala Dunia 2026, ia menjadi pemain termuda yang memenangi dua turnamen besar tersebut.

People melaporkan bahwa García memberi dukungan penuh selama Piala Dunia dengan terbang ke Amerika Utara untuk mendampinginya sepanjang turnamen. Namun, di balik pencapaian itu, Yamal tetap dikenal sebagai pemain yang menikmati gim, dekat dengan keluarga, dan setia pada kebiasaan kecilnya.

Terkait