Jersey Nomor 7 BTS di Final Piala Dunia 2026, Penghormatan untuk Son Heung-min

Penampilan BTS di pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia 2026 tidak hanya menonjol lewat koreografi dan lagu “Dynamite”. Busana merah yang dikenakan ketujuh anggota juga memuat simbol khusus yang menghubungkan grup tersebut dengan sepak bola Korea Selatan.

Detail paling kuat terlihat pada jersey bernomor punggung 7 yang dipakai Jimin dan J-Hope. Angka itu merujuk pada tujuh anggota BTS sekaligus nomor yang identik dengan kapten tim nasional Korea Selatan, Son Heung-min.

Merah sebagai identitas pendukung Korea Selatan

Warna merah menyala menjadi elemen utama dalam kostum BTS di panggung final. Pilihan itu dirancang untuk mengingatkan publik pada Red Devils atau Bulgeun Angma, kelompok pendukung resmi tim nasional sepak bola Korea Selatan.

Busana tersebut membuat penampilan BTS membawa nuansa yang lebih dekat dengan atmosfer stadion, bukan sekadar konser pop. Di tengah pertandingan final, mereka menempatkan identitas Korea Selatan dalam panggung yang ditonton publik global.

Menurut laporan lifestyle.kompas.com yang mengutip The Korea Times, setiap anggota menyisipkan detail berbeda pada penampilannya. Suga, Jimin, J-Hope, dan Jung Kook menjadi anggota dengan elemen busana atau riwayat penampilan yang paling terkait dengan tema sepak bola.

AnggotaDetail PenampilanMakna atau Konteks
SugaMengenakan patch Red DevilsMenegaskan kaitan kostum dengan pendukung tim nasional Korea Selatan
Jimin dan J-HopeAtasan bergaya jersey bernomor 7Melambangkan tujuh anggota BTS dan nomor Son Heung-min
Jung KookTampil bersama BTS di final 2026Melengkapi pengalamannya setelah tampil pada pembukaan turnamen di Qatar pada 2022

Pertemuan pertama formasi lengkap BTS di panggung Piala Dunia

Final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, menjadi momen penting bagi BTS karena ketujuh anggotanya tampil bersama dalam satu panggung Piala Dunia. Sebelumnya, Jung Kook telah tampil sendiri pada pembukaan turnamen serupa di Qatar pada 2022.

Penampilan grup itu berlangsung pada final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Spanyol kemudian menjadi juara usai menang 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.

Di panggung paruh waktu, BTS membawakan “Dynamite” setelah Madonna membuka rangkaian pertunjukan dengan sejumlah lagu hitnya. Jung Kook lebih dahulu berjalan ke tengah lapangan, sebelum enam anggota lain bergabung dalam koreografi penuh energi.

Sejumlah bagian lirik “Dynamite” juga diubah dengan istilah yang berkaitan dengan sepak bola. Lagu tersebut pernah menduduki puncak Billboard Hot 100 selama tiga pekan.

Melalui pernyataan resmi BigHit Music, BTS menyebut penampilan itu sebagai kehormatan. “Kami telah menikmati menonton Piala Dunia sejak kami masih muda, jadi kami merasa terhormat untuk tampil di pertunjukan paruh waktu pertama yang pernah ada di final Piala Dunia,” ujar BTS.

Kolaborasi besar untuk misi pendidikan

Setelah penampilan utama, BTS kembali ke panggung dalam kolaborasi yang dikurasi vokalis Coldplay, Chris Martin. Mereka berbagi panggung dengan Coldplay, Shakira, Justin Bieber, karakter Sesame Street, The Muppets, dan paduan suara PS 22 Chorus.

Seluruh pengisi acara menyanyikan “We Dance”, lagu ciptaan Coldplay untuk merayakan kebersamaan selama turnamen. Pertunjukan itu digelar melalui inisiatif Global Citizen yang bekerja sama dengan panitia penyelenggara.

Acara tersebut juga membawa misi FIFA Global Citizen Education Fund untuk mendorong pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah tertinggal di berbagai belahan dunia. BTS menutup keterlibatan mereka dengan menyebut panggung itu sebagai kesempatan untuk menyuarakan cinta bersama para seniman dan anak-anak yang tampil.

Terkait