Rutinitas perawatan kulit sering berhenti di wajah, padahal kulit pada tangan, dada, kaki, hingga perut juga mengalami perubahan seiring usia. Kulit tubuh dapat menjadi makin kering, kendur, berkerut, menipis, serta mengalami warna yang tidak merata.
Perawatannya tidak harus terdiri dari banyak produk. Dokter kulit menekankan tiga dasar yang konsisten, yaitu membersihkan dengan lembut, memakai pelembap setiap hari, dan menggunakan tabir surya pada area terbuka.
Area tubuh yang sering luput diperhatikan
Kulit tubuh memiliki karakter yang berbeda dari kulit wajah. Dr. Coni Liu dari Dermally Specialist Skin Clinic & Surgery menjelaskan bahwa kulit tubuh umumnya lebih tebal, mempunyai lebih sedikit kelenjar minyak, dan lebih tahan dibandingkan kulit wajah.
Namun, penuaan biologis tetap berlangsung di seluruh tubuh. Dr. Lynn Chiam dari Children & Adult Skin Hair Laser Clinic menyebut tandanya dapat berupa berkurangnya kekencangan, kulit tipis seperti kertas, kekeringan menetap, pigmentasi tidak merata, serta kulit yang lebih mudah memar.
Lengan atas, paha, perut, bokong, dada, tangan, dan kaki termasuk area yang patut diperhatikan. Sebagian besar area tubuh memang tertutup pakaian, tetapi bagian tertentu tetap kerap terpapar matahari atau mengalami gesekan dan paparan bahan pembersih.
Dada dan tangan menjadi dua bagian yang mudah menunjukkan tanda penuaan lebih dini karena sering terbuka. Menurut laporan lifestyle.kompas.com yang mengutip CNA Lifestyle, area dada dapat diperlakukan seperti kulit wajah dengan memperluas pemakaian produk hingga ke leher dan dada.
Tiga langkah dasar yang disarankan
Langkah pertama adalah memilih cara membersihkan kulit yang lembut. Kebiasaan ini membantu menghindari kulit terasa semakin kering setelah mandi atau mencuci tangan.
Langkah berikutnya ialah memakai pelembap secara rutin untuk menjaga kelembapan kulit. Krim tangan dapat digunakan setelah mencuci tangan, terutama karena area ini kerap terpapar sabun dan air berulang kali.
Tabir surya juga tidak hanya diperlukan untuk wajah. Area yang terbuka, terutama dada dan tangan, perlu dilindungi dari paparan sinar matahari sebagai bagian dari perawatan jangka panjang.
Untuk pekerjaan rumah tangga, penggunaan sarung tangan dapat membantu mencegah tangan menjadi lebih kering. Sementara itu, kaki perlu dibersihkan dengan lembut dan dikeringkan menyeluruh, khususnya di sela-sela jari.
Tumit yang kasar atau pecah-pecah dapat dirawat dengan krim kaki yang lebih kaya. Bahan seperti urea juga disebut dapat membantu menghidrasi sekaligus menghaluskan permukaan kulit yang kasar.
Fokus perawatan menurut usia
| Usia | Fokus Perawatan | Bahan atau Kebiasaan yang Dipertimbangkan |
|---|---|---|
| 20-an | Pencegahan dan menjaga kelembapan | Tabir surya pada area terbuka, menghindari paparan ultraviolet berlebihan |
| 30-an | Menjaga tekstur dan kelembapan saat produksi kolagen melambat | Pelembap dengan ceramide dan produk berbahan retinoid |
| 40-an | Mengatasi kulit yang lebih kering dan kehilangan elastisitas | Retinoid, niacinamide, dan lactic acid |
| 50 tahun ke atas | Memperkuat skin barrier dan mempertahankan kelembapan | Air tidak terlalu panas, pembersih tanpa pewangi, krim atau salep yang lebih kaya |
Pada usia 20-an, perhatian utama diarahkan pada pencegahan. Penggunaan tabir surya di area terbuka, menghindari paparan ultraviolet berlebihan, dan menjaga kelembapan menjadi langkah yang disarankan sejak awal.
Memasuki usia 30-an, produksi kolagen mulai melambat sehingga pelembap yang mengandung ceramide dapat dipertimbangkan. Produk dengan retinoid juga disebut dapat membantu menjaga tekstur dan kelembapan kulit.
Di usia 40-an, kulit cenderung makin kering dan elastisitasnya berkurang. Retinoid, niacinamide, serta lactic acid dapat membantu memperbaiki tekstur dan warna kulit sekaligus mendukung regenerasi kulit.
Pada usia 50 tahun ke atas, perhatian beralih pada kelembapan dan penguatan skin barrier. Penggunaan air mandi yang tidak terlalu panas, pembersih tanpa pewangi, serta krim atau salep yang lebih kaya menjadi pilihan yang disarankan.
Perubahan pada kulit tubuh dapat terjadi bertahap dan kerap tidak disadari karena perhatian lebih banyak tertuju pada wajah. Merawat area terbuka secara konsisten serta menyesuaikan kelembapan kulit dengan kebutuhan usia menjadi dasar perawatan yang sederhana.
