Prilly Latuconsina Lulusan Mana? Ternyata Pernah Ditawari Jadi Wakil Gubernur Jawa Barat

Prilly Latuconsina, artis muda berbakat Indonesia, ternyata memiliki latar belakang pendidikan yang luar biasa dan pernah mendapatkan tawaran bergengsi dari dunia politik. Di tengah popularitasnya yang melonjak di industri hiburan, Prilly sempat ditawari posisi strategis sebagai Wakil Gubernur. Namun, ia memilih untuk menolak tawaran tersebut karena merasa lebih nyaman dan bisa memberikan manfaat di bidang lain.

Lahir pada 15 Oktober 1996 di Tangerang, Prilly merupakan anak sulung dari pasangan Rizal Latuconsina dan Ully Djulita. Ia menempuh pendidikan dasar di SDIT Asy-Syukriyyah yang menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Selanjutnya, bintang film dan penyanyi ini menempuh pendidikan di SMP Negeri 4 Tangerang dan SMA Negeri 7 Tangerang. Karena kesibukannya di dunia hiburan, Prilly beralih ke homeschooling dengan bimbingan Kak Seto agar tetap bisa mengejar pendidikan dengan lebih fleksibel.

Pendidikan Tinggi dan Prestasi Akademik Prilly Latuconsina

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah, Prilly sempat menunda kuliahnya untuk fokus mengembangkan karier di dunia hiburan. Pada tahun 2017, ia mulai menempuh pendidikan tinggi di London School of Public Relations (LSPR) Jakarta di jurusan Ilmu Komunikasi. Meski jadwalnya sangat padat karena berbagai proyek syuting dan aktivitas lainnya, Prilly berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2021 dengan predikat Summa Cum Laude.

Tidak hanya itu, Prilly juga dianugerahi sebagai Best of the Best Graduate 2021 serta menerima tawaran beasiswa penuh untuk program pascasarjana. Prestasi akademik ini membuktikan bahwa ketenaran tidak menghalanginya dalam menekuni pendidikan dengan serius dan meraih prestasi yang gemilang.

Perjalanan Karier yang Gemilang

Karier Prilly di dunia hiburan dimulai sejak 2009 ketika ia bergabung dengan Sanggar Ananda untuk mengasah kemampuan aktingnya. Ia kemudian menjadi talent dalam program anak "Bocah Petualang" yang syuting di Lombok. Selain itu, Prilly juga membawakan acara televisi seperti "Si Bolang" dan "Koki Cilik." Selain aktris, Prilly juga aktif sebagai model, penyanyi, penulis buku, hingga produser film.

Sepanjang kariernya, Prilly meraih sejumlah penghargaan bergengsi seperti Aktris Terpopuler Indonesia Television Awards 2016 dan Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2023. Tidak hanya itu, Prilly juga aktif sebagai dosen praktisi mengajar matakuliah Kajian Selebritas di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Perencanaan Bisnis Usaha Kreatif di Universitas Udayana (Unud). Pada April 2025, Prilly resmi menjadi dosen di kampus alma maternya, LSPR.

Tawaran Masuk Dunia Politik

Di luar dunia hiburan, Prilly ternyata pernah ditawari sejumlah posisi strategis di dunia politik, termasuk posisi Wakil Gubernur. Dalam sebuah wawancara di program Bukan Bintang Biasa Metro TV, Prilly mengungkapkan tawaran tersebut datang beberapa kali. Namun, ia memilih menolaknya karena merasa belum tertarik untuk berkarier di dunia politik.

Menurut Prilly, ada banyak bidang lain di mana ia bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Keputusan ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki pengaruh besar di masyarakat, ia tetap fokus pada bidang yang ia kuasai dan sukai.

Fakta Penting Tentang Prilly Latuconsina

  1. Lahir di Tangerang pada 15 Oktober 1996.
  2. Pendidikan dasar di SDIT Asy-Syukriyyah, lanjut SMP Negeri 4 dan SMA Negeri 7 Tangerang.
  3. Beralih ke homeschooling agar bisa menyeimbangkan pendidikan dan karier.
  4. Kuliah di LSPR Jakarta jurusan Ilmu Komunikasi (2017-2021).
  5. Lulus dengan predikat Summa Cum Laude serta Best of the Best Graduate 2021.
  6. Pernah ditawari posisi Wakil Gubernur dan posisi politik lainnya.
  7. Aktif sebagai aktris, presenter, model, penyanyi, produser, penulis buku, dan dosen praktisi.
  8. Mengajar di UGM, Unud, dan LSPR.

Prilly Latuconsina membuktikan bahwa sosok yang sukses di dunia hiburan juga bisa memiliki pendidikan tinggi yang mentereng sekaligus pilihan hidup yang matang, termasuk menolak tawaran jabatan politik demi mempertahankan fokus di bidang yang ia kuasai dan cintai.

Exit mobile version