Trauma Pakai Softlens? Ini Trik Ampuh Anti Perih dan Iritasi untuk Pemula

Trauma memakai softlens biasanya dipicu oleh pengalaman pertama yang tidak nyaman, seperti mata merah, perih, atau bahkan iritasi. Rasa takut dan trauma itu wajar, terutama bagi pemula yang belum terbiasa memasukkan benda asing ke bola mata. Namun, memakai softlens sebenarnya bisa menjadi pengalaman yang aman dan nyaman jika dilakukan dengan teknik yang tepat dan menjaga kebersihan.

Menaklukkan trauma softlens bukan soal keberanian semata, tapi soal bagaimana kamu mengikuti langkah-langkah yang benar. Teknik penerapan dan pelepasan softlens yang tepat serta menjaga kebersihan tangan dan perangkat softlens adalah kunci utama agar mata terhindar dari iritasi atau infeksi.

Aturan Emas Sebelum Memakai Softlens

Sebelum mulai, ada tiga aturan penting yang harus selalu kamu ingat:

  1. Cuci tangan dengan sabun tanpa pewangi dan keringkan menggunakan handuk lembut yang tidak meninggalkan serat. Ini mencegah kuman masuk ke mata.
  2. Hindari kuku panjang agar tidak merobek softlens atau melukai kornea.
  3. Lakukan pemeriksaan mata ke optik atau dokter mata terlebih dahulu untuk memastikan softlens sesuai dengan kondisi matamu.

Menurut para ahli mata, mematuhi aturan kebersihan ini bisa meminimalisir risiko infeksi yang sering menjadi penyebab perih dan kemerahan saat memakai softlens.

Langkah Tepat Memakai Softlens untuk Pemula

Memasang softlens memerlukan ketelitian dan teknik yang benar. Berikut panduan langkah demi langkah yang bisa kamu ikuti agar terhindar dari trauma:

  1. Bersiaplah di depan cermin dengan pencahayaan yang terang agar kamu bisa melihat dengan jelas.
  2. Buka tempat softlens dan ambil satu lensa dengan ujung jari telunjuk, bukan kuku.
  3. Periksa posisi softlens di ujung jari. Pastikan bentuknya seperti mangkuk dengan tepi menghadap ke atas, jangan terbalik.
  4. Tetesi softlens dengan satu atau dua tetes cairan pembersih khusus lensa kontak untuk memberi pelumas.
  5. Gunakan jari tengah tangan yang sama untuk menarik kelopak mata bawah, dan jari dari tangan lain untuk menahan kelopak mata atas agar tidak berkedip.
  6. Tatap cermin lurus atau sedikit ke atas, dekatkan lensa ke bagian tengah bola mata dan tempelkan perlahan.
  7. Setelah lensa menempel, tahan sejenak sebelum melepaskan kelopak mata secara perlahan, lalu kedipkan beberapa kali agar lensa berada di posisi optimal.

Proses ini memang butuh latihan, namun dengan kesabaran kamu bisa mengatasi rasa takut dan trauma yang selama ini menghambat.

Cara Melepas Softlens dengan Aman

Berbeda dengan pemasangan, melepas softlens jauh lebih mudah dan cepat jika kamu tahu caranya:

  1. Cucilah tangan sampai bersih dan kering.
  2. Tarik kelopak mata bawah menggunakan jari tengah.
  3. Tatap ke atas lalu geser lensa kontak ke bagian putih mata dengan ujung jari telunjuk.
  4. Setelah lensa terkumpul di area tersebut, cubit perlahan menggunakan ibu jari dan telunjuk lalu angkat softlens.
  5. Bersihkan softlens dengan cairan pembersih dan simpan di tempat khusus dengan cairan baru. Jangan sekali-kali menggunakan cairan bekas karena bisa menyebabkan infeksi.

Rutin membersihkan dan menyimpan softlens dengan benar akan menjaga kesehatan mata dan menghindarkan iritasi.

Latihan dan Kebersihan adalah Kunci

Seperti belajar keterampilan baru lainnya, pemakaian softlens awalnya memerlukan latihan dan ketelatenan. Trauma dan ketakutan akan berangsur hilang seiring kamu terbiasa melakukan langkah-langkah ini dengan benar. Penting untuk selalu menjaga kebersihan dan mengikuti aturan penggunaan softlens agar pengalaman memakai lensa kontak menjadi menyenangkan.

Dengan menerapkan teknik serta aturan kebersihan yang tepat, kamu dapat menikmati manfaat memakai softlens tanpa gangguan perih atau iritasi. Jadi, jangan ragu untuk mencoba kembali dengan panduan ini agar trauma memakai softlens dapat ditaklukkan. Dunia tanpa kacamata menantimu dengan penglihatan yang jernih dan penampilan yang lebih percaya diri.

Terkait