AI Revolusi Pariwisata Global: Agentic Tourism Mengubah Cara Dunia Berwisata Secara Drastis

Industri pariwisata global kini memasuki era baru berkat hadirnya konsep Agentic Tourism yang berbasis kecerdasan buatan (AI). Model ini memungkinkan destinasi wisata bekerja lebih adaptif, responsif, dan cerdas mulai dari perencanaan hingga operasional di lapangan.

Agentic Tourism diperkenalkan dalam laporan kolaborasi antara TOURISE dan Globant yang berjudul Tourism’s AI Takeover: Reinventing Travel through Agentic Tourism. Laporan tersebut menyajikan model pariwisata masa depan yang menggabungkan teknologi canggih dengan pendekatan human-centered, sehingga pengalaman wisata menjadi lebih personal dan efisien.

Transformasi Pengalaman Wisata

Model ini menghadirkan sistem dinamis yang mampu menyesuaikan rencana perjalanan sesuai perubahan kondisi di lapangan. Misalnya, rute wisata dapat otomatis disesuaikan dengan cuaca, jumlah staf bisa ditambah di venue sebelum jam sibuk, dan rekomendasi aktivitas berubah mengikuti kepadatan pengunjung.

Pendekatan baru ini mengoptimalkan kenyamanan wisatawan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional destinasi. Hal ini penting karena pasar pariwisata global terus tumbuh pesat, dengan pendapatan mencapai 10,9 triliun dolar AS pada 2024 dan menyumbang hampir 10 persen terhadap PDB dunia.

Lima Agen AI yang Menggerakkan Agentic Tourism

Laporan tersebut menjelaskan adanya lima agen AI utama yang saling terhubung dan diawasi manusia untuk menjalankan fungsi spesifik dalam destinasi wisata:

  1. Experience Maximizer: Menyusun dan menyesuaikan rencana perjalanan secara real time untuk menciptakan pengalaman yang optimal.
  2. Operations Optimizer: Mengatur tenaga kerja dan fasilitas guna mencegah antrean serta kemacetan aktivitas.
  3. Regeneration Guardian: Mengawasi keberlanjutan lingkungan dan sosial agar aktivitas wisata tidak merusak ekosistem sekitar.
  4. Wellness Agent: Menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan selama perjalanan.
  5. Opportunity Connector: Menghubungkan wisatawan dengan pelaku bisnis lokal dan aktivitas yang relevan untuk meningkatkan peluang ekonomi.

Kelima agen ini berperan menciptakan destinasi yang cerdas dan inklusif tanpa mengurangi sentuhan manusia dalam pelayanan wisata. Pendekatan ini sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan dan sejahtera.

AI dan Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan

Model Agentic Tourism menunjukkan bagaimana teknologi AI tidak hanya membantu meningkatkan layanan, tapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal. Fokus keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat menjadi bagian integral dari sistem operasional berbasis AI.

Sejalan dengan itu, pasar teknologi AI di sektor pariwisata diproyeksikan melonjak dari 3,4 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 13,9 miliar dolar AS pada 2030. Angka ini menegaskan urgensi bagi para pelaku industri untuk bertransformasi digital secara bertanggung jawab dan adaptif.

Panduan Global untuk Industri Pariwisata

Laporan Agentic Tourism juga memberikan peta jalan bagi pemerintah, operator wisata, dan pelaku industri dalam mengadopsi AI. Lima fokus utama yang perlu diperhatikan adalah pengalaman wisata, operasional, keberlanjutan, kesejahteraan, dan peluang ekonomi. Pendekatan ini menjanjikan pariwisata yang lebih terintegrasi, adaptif, dan tetap mengutamakan manusia.

Menurut Yang Mulia Ahmed Al-Khateeb, Menteri Pariwisata Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan TOURISE, Agentic Tourism merupakan gerakan baru yang membuka peluang transformatif untuk destinasi unggulan maupun kawasan berkembang. CEO dan Co-Founder Globant, Martín Migoya, menegaskan bahwa era pariwisata baru akan dipimpin oleh destinasi yang menggunakan teknologi untuk meningkatkan pengalaman manusia, bukan menggantikannya.

Dengan demikian, Agentic Tourism membuka babak baru dalam pariwisata global yang menggabungkan kecanggihan AI dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Transformasi ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga tentang membangun masa depan wisata yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Terkait