5 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Konsumsi Telur, Simak Alasannya!

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan berbagai nutrisi penting seperti vitamin D, asam amino esensial, serta lemak omega-3. Konsumsi telur secara rutin bisa mendukung pembentukan otot, fungsi otak, dan menjaga kadar kolesterol yang sehat.

Namun, mengonsumsi telur bersamaan dengan beberapa jenis makanan dan minuman tertentu dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan menyebabkan masalah pencernaan. Berikut ini lima makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur, menurut data dari Times of India.

1. Susu Kedelai
Susu kedelai kaya protein nabati dan populer sebagai alternatif susu. Telur juga mengandung protein tinggi sehingga mengonsumsi keduanya bersamaan dapat menyebabkan kelebihan protein yang memberatkan sistem pencernaan. Kondisi ini berpotensi menurunkan penyerapan protein dari kedua sumber tersebut. Jadi, konsumsi susu kedelai dan telur pada waktu yang berbeda agar nutrisi tetap optimal.

2. Teh
Minum teh bersamaan dengan mengonsumsi telur ternyata tidak disarankan. Teh mengandung polifenol yang bisa mengikat protein dan menghambat penyerapan gizi dalam tubuh. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menyatakan, penyerapan protein dari telur bisa berkurang hingga 17% jika diminum bersamaan dengan teh. Kombinasi ini juga dapat memicu kembung, sembelit, atau naiknya asam lambung. Untuk menghindari efek tersebut, beri jeda 30-60 menit antara mengonsumsi keduanya.

3. Gula
Menggabungkan telur dengan makanan atau minuman tinggi gula dapat menimbulkan reaksi kimia yang tidak menguntungkan. Gula cepat dimetabolisme sementara telur mengandung asam amino yang dapat bereaksi secara negatif dengan gula, meningkatkan risiko kadar gula darah naik secara cepat. Hal ini bisa memicu resistensi insulin dan gangguan pencernaan. Bahkan, reaksi tersebut dapat membentuk senyawa berbahaya yang meningkatkan risiko pembekuan darah. Sebaiknya, hindari konsumsi telur bersamaan dengan dessert manis atau minuman bergula.

4. Pisang
Pisang memiliki kandungan nutrisi baik, namun jika dimakan bersamaan dengan telur bisa membebani pencernaan. Kedua makanan ini memiliki tekstur padat dan memerlukan waktu lama untuk dicerna. Kombinasi tersebut berpotensi menyebabkan kembung, lambatnya proses pencernaan, dan rasa kenyang berlebihan. Untuk pola makan yang seimbang, disarankan mengonsumsi pisang dan telur secara terpisah.

5. Daging
Mengonsumsi telur bersamaan dengan daging, terutama dalam porsi besar, juga tidak dianjurkan. Kedua makanan ini kaya protein dan lemak sehingga terasa berat dan susah dicerna bila dikombinasikan. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan hingga rasa mengantuk setelah makan. Sebaiknya nikmati telur bersama makanan ringan seperti sayuran atau biji-bijian agar pencernaan tetap lancar.

Dengan memperhatikan kombinasi makanan dan minuman yang dikonsumsi bersamaan dengan telur, tubuh dapat menyerap nutrisi secara optimal dan menghindari gangguan pencernaan. Menjaga jeda waktu konsumsi antara telur dan beberapa jenis makanan tersebut menjadi kunci agar manfaat telur tetap maksimal dan kesehatan pencernaan terjaga dengan baik.

Terkait