Varietas Padi GS-08 Dikembangkan Jadi Unggulan Jateng, Targetkan Pasar Ekspor dan Ekonomi Petani Perempuan

Tim hilirisasi lintas perguruan tinggi bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Wanita Tani HKTI Jawa Tengah mengembangkan varietas padi GS-08 menjadi produk unggulan provinsi Jawa Tengah. Kegiatan lapangan dilakukan di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, untuk memperoleh data agronomis yang akurat demi mendukung pengembangan dan hilirisasi varietas tersebut.

Pengamatan lapangan meliputi pengukuran dan pencatatan secara sistematis terhadap karakteristik padi GS-08 yang sudah ditanam sebanyak tiga kali sebelumnya. Observasi ini didukung dengan wawancara langsung kepada penemu varietas guna memahami potensi dan kendala pada varietas tersebut.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Wanita Tani

Tim hilirisasi yang terdiri dari peneliti Universitas Sebelas Maret, Universitas Kristen Duta Wacana, dan Universitas Islam Batik mengambil peran penting dalam pengembangan varietas ini. Ketua DPD Wanita Tani HKTI Jawa Tengah, Amy Suratmi Kadiono, menekankan pentingnya peran perempuan tani dalam membangun rantai nilai produk pertanian yang tidak hanya sebagai pelaku di lapangan, tetapi juga di sektor ekonomi hilir.

Menurut Amy Suratmi Kadiono, pengembangan varietas GS-08 diharapkan mampu memperkuat posisi perempuan tani hingga ke level pemasaran dan pengolahan produk, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok tani perempuan.

Penguatan Riset dan Perspektif Pasar

Ketua tim hilirisasi yang juga dosen UNS, Prof Budhi Haryanto, menjelaskan kegiatan ini adalah fase awal riset terapan yang menjadi landasan pengembangan varietas. Fokusnya adalah menjembatani antara hasil riset dan kebutuhan pasar dengan pengembangan produk yang memiliki nilai tambah.

Prof Budhi Haryanto menyatakan, “Varietas GS-08 tidak hanya diarahkan unggul secara agronomis, tetapi juga dikembangkan menjadi produk bernilai tambah berstandar mutu yang berpotensi masuk ke pasar ekspor.” Pernyataan ini menunjukkan visi pengembangan padi GS-08 tidak sebatas konsumsi domestik, melainkan juga persaingan di pasar internasional.

Dukungan Infrastruktur dan Rencana Ke Depan

Penyediaan lahan pertanian untuk pengujian varietas ini difasilitasi oleh pihak Nura di Kecamatan Karangpandan. Fasilitas ini memungkinkan pengamatan yang berkelanjutan dan pengujian efektivitas varietas dalam kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Ke depan, pengembangan varietas GS-08 diarahkan pada penguatan beberapa aspek penting, antara lain:

  1. Pencatatan data agronomis yang terstruktur dan valid
  2. Standarisasi kualitas hasil panen untuk menjaga konsistensi mutu
  3. Pengemasan produk yang menarik dan ramah pasar
  4. Strategi pemasaran terintegrasi untuk memperluas jangkauan pasar, termasuk ke pasar ekspor

Varietas GS-08 diharapkan menjadi produk unggulan Jawa Tengah yang tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga mampu bersaing secara global. Pengembangan ini menunjukkan sinergi efektif antara riset akademik, pemberdayaan petani perempuan, dan strategi hilirisasi komoditas pertanian untuk memenuhi tantangan modernisasi pertanian.

Baca selengkapnya di: jatengpos.co.id

Berita Terkait

Back to top button