Operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Kabupaten Bandung Barat kembali dilanjutkan dengan perluasan area pencarian. Tim SAR gabungan meningkatkan upaya dengan mengerahkan 18 unit alat berat untuk menyisir material longsoran di titik-titik prioritas.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pencarian difokuskan pada enam orang yang masih dinyatakan hilang. Proses pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan jumlah personel mencapai 3.229 dari berbagai instansi.
Peningkatan Kapasitas dan Tantangan Cuaca
Peralatan berat yang diterjunkan digunakan untuk membuka tumpukan tanah dan batu yang menghalangi akses ke lokasi korban. Cuaca hujan ringan hingga sedang sempat menjadi kendala, tetapi tidak menurunkan semangat petugas di lapangan.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, kondisi cuaca tidak menghambat pelaksanaan tugas. Petugas berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan atau kondisi memungkinkan.
Data Pengungsi dan Bantuan Logistik
Seiring berjalannya operasi, tercatat ada 517 jiwa yang kembali ke rumah mereka setelah dinyatakan aman. Namun, masih ada 159 jiwa atau 49 kepala keluarga yang bertahan di lokasi pengungsian.
BNPB aktif menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Paket bantuan yang diberikan meliputi sembako, makanan siap saji, matras, selimut, serta alat kebersihan.
Dukungan Tambahan untuk Pengungsi
Selain kebutuhan makan dan minum, BNPB juga menyediakan toilet portable, genset, dan pompa air. Perlengkapan ini disiapkan agar pengungsi tetap nyaman dan terpenuhi kebutuhan dasarnya selama masa evakuasi.
Pemerintah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan situasi dan memastikan dukungan operasional tetap berjalan optimal. Upaya ini diharapkan mempercepat evakuasi dan meminimalisasi risiko bagi korban dan warga sekitar.
Baca selengkapnya di: jatim.antaranews.com






