
Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur memperkuat peran dai muda melalui kegiatan Upgrading Muballigh yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Hidayatullah Jawa Timur. Acara ini berlangsung di Ma’had Tahfidz Darul Hijrah, Pandaan, Pasuruan, dan diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan dakwah generasi muda agar mampu menjawab tantangan zaman secara bijak dan relevan. Peserta mendapatkan pembekalan seputar kepemimpinan, strategi dakwah, serta penguatan ruhiyah sebagai bekal dakwah yang efektif dan solutif.
Ketua Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, Adib Nursyahid, menegaskan bahwa kegiatan upgrading merupakan momentum penting untuk mencetak dai muda yang tangguh serta visioner. Ia mengatakan, “Kami ingin melahirkan muballigh muda yang kuat secara keilmuan, matang secara karakter, dan siap hadir membina masyarakat.”
Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa dukungan BMH merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah umat. Program ini diarahkan untuk memperkuat sumber daya dakwah demi kebaikan umat secara luas.
“Generasi muda adalah aset umat. Melalui program ini, BMH berupaya menghadirkan dai-dai muda yang mampu menjadi agen perubahan dan membawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” ungkap Imam Muslim. Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran muballigh muda dalam pembangunan peradaban di Jawa Timur.
Kegiatan upgrading ini memberi dampak positif yang signifikan dengan meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan kualitas dakwah para peserta. Selain memperkuat jaringan antar pemuda di berbagai wilayah, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan komitmen untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembinaan umat.
Berikut adalah poin utama dari kegiatan Upgrading Muballigh yang diinisiasi BMH Jawa Timur:
1. Pembekalan kepemimpinan untuk dai muda agar memiliki karakter dan visi yang matang.
2. Penguatan strategi dakwah yang adaptif terhadap kondisi masyarakat saat ini.
3. Penanaman semangat ruhiyah sebagai dasar kehidupan dan aktivitas dakwah.
4. Membangun jaringan kolaborasi antar pemuda di berbagai daerah Jawa Timur.
5. Mendorong komitmen nyata untuk berkontribusi dalam pembinaan dan kemajuan umat.
Dukungan berkelanjutan BMH pada program strategis kepemudaan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kiprah dai muda sebagai pilar penting dakwah Islam. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan dana zakat dan infak dapat diarahkan secara tepat guna untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang dakwah.
Melalui langkah-langkah tersebut, BMH berkontribusi menjawab kebutuhan umat akan dai yang tidak hanya memahami ilmu agama secara mendalam, tetapi juga mampu menjalankan perannya secara profesional dan visioner. Upgrading Muballigh menjadi salah satu bentuk investasi strategis bagi masa depan dakwah di Jawa Timur.
Baca selengkapnya di: bmh.or.id




