Ikhtiar Diky Candra ke Dinsos Jabar Berhasil Wujudkan Kampung Sosial Pertama di Kota Tasikmalaya

Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candranegara, melakukan langkah strategis dengan berkunjung ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat beberapa hari lalu. Kunjungan ini membuahkan hasil yang signifikan, terutama bagi pelaksanaan program sosial di Kota Tasikmalaya.

Salah satu hasil utama dari kunjungan tersebut adalah terwujudnya pelaksanaan Kampung Sosial dari program Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat di Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Program ini merupakan kegiatan non APBD yang diinisiasi oleh Dinas Sosial Provinsi dan kali pertama dilaksanakan di Kota Tasikmalaya. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Raden Diky menyampaikan bahwa upayanya memastikan keberlangsungan program non APBD Kampung Sosial dan inisiatif lainnya di Kota Tasikmalaya sudah membuahkan hasil. “Alhamdulillah, ikhtiar saya ke Dinsos Provinsi Jabar telah memastikan program non APBD Kampung Sosial dan program lainnya bisa dilaksanakan di Kota Tasik,” ujarnya saat menghadiri kegiatan kampung sosial di Kelurahan Tuguraja.

Kegiatan yang digelar pada tanggal 10 Februari dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari Provinsi Jawa Barat. Hadir Asisten Daerah 1 Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana, yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Walikota Tasikmalaya, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng, beserta pejabat lainnya. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap program sosial tersebut.

Diky juga mengungkapkan bahwa sebelum implementasi program, sudah melakukan komunikasi intensif dengan Asep Sukmana untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sinergi ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan jangkauan program sosial yang dijalankan. Menariknya, inisiatif sosial ini juga mendapat dukungan langsung dari masyarakat lokal, termasuk donasi berupa kangkung dan subsidi lele yang berasal dari warga yang peduli.

Selain dukungan masyarakat, Bank BJB ikut berperan dengan memberikan bantuan berupa Paras Lur atau Pembiakan Ayam Ras Petelur. Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Kampung Sosial. Asisten Daerah 1 Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana, menyampaikan harapan agar program ini menginspirasi berbagai unsur masyarakat dan lembaga lainnya untuk lebih peduli terhadap upaya pengentasan kemiskinan serta pelestarian lingkungan. Ia menegaskan filosofi “Mari Berbagi Sebelum Kita Mati” sebagai semangat bersama.

Raden Diky menambahkan bahwa selain dukungan dari pemerintah provinsi, pihaknya siap menjadi jembatan untuk menggerakkan partisipasi para agnia regional yang peduli terhadap kemajuan sosial di Kota Tasikmalaya. “Harapan dan target saya, selain didaerah, semoga saja para agnia melakukan hal yang sama. Saya siap diajak Dinas Sosial Provinsi Jabar untuk menjembatani, para agnia regional di Kota Tasik,” tuturnya.

Komitmen kuat ini juga mendorong peningkatan perhatian dari sejumlah kepala daerah lainnya yang mulai banyak mengunjungi Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat untuk belajar dan berkoordinasi dalam pelaksanaan program sosial di wilayah masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa langkah Wakil Walikota Tasikmalaya tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga menjadi pemicu bagi perluasan kerja sama lintas pemerintah daerah di Jawa Barat.

Program Kampung Sosial yang mulai dijalankan di Kota Tasikmalaya menjadi model yang diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya. Keterlibatan aktif pemerintah provinsi, pemerintah kota, lembaga swasta, dan masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan program sosial yang berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca selengkapnya di: kilangbara.com

Terkait