Indramayu Sumbang 32,9% Perikanan Jabar, Pemkab Perkuat Perlindungan Nelayan Kecil dan Teknologi

Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan peran sentral dalam sektor perikanan Jawa Barat dengan kontribusi mencapai 32,9% pada tahun ini. Indramayu menempati posisi strategis sebagai daerah penghasil ikan terbesar di provinsi tersebut.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Indramayu, Edi Umaedi, menyatakan bahwa potensi daerahnya sangat lengkap, mencakup perikanan tangkap, budidaya, hingga pengolahan hasil laut. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus bersinergi dengan pelestarian lingkungan untuk menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan.

Perlindungan Nelayan Kecil dan Program Asuransi

Untuk mengatasi tantangan cuaca dan anomali iklim yang sering membatasi aktivitas nelayan, Pemkab Indramayu meluncurkan beberapa program perlindungan. Salah satunya adalah pemberian asuransi nelayan melalui premi BPJS Ketenagakerjaan yang secara bertahap menjamin keselamatan kerja para nelayan kecil.

Selain itu, Diskanla menyediakan data informasi penting tentang lokasi tangkap ikan dan kondisi cuaca laut secara harian. Upaya ini dimaksudkan agar nelayan dapat melaut dengan lebih tepat sasaran dan aman dari risiko cuaca buruk.

Penguatan Melalui Teknologi dan Pendampingan

Indramayu juga mengembangkan fasilitas pendukung budidaya perikanan dengan tersedianya laboratorium kesehatan ikan dan kualitas air. Laboratorium ini membantu para pembudidaya memantau kondisi tambak mereka secara dini sehingga pengelolaan dapat dilakukan secara lebih optimal.

Edi Umaedi menekankan bahwa inovasi teknologi dan pendampingan berkelanjutan telah memperluas jangkauan armada nelayan Indramayu hingga wilayah perairan yang jauh, termasuk ke Papua. Fasilitas ini membuka peluang bagi para pelaku usaha perikanan untuk mengakses pasar lebih luas dan meningkatkan produksi.

Komitmen Pemkab Indramayu untuk Ekonomi Berkelanjutan

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, konsisten mendorong percepatan pembangunan ekonomi yang seimbang dengan aspek ekologis. Pemerintah daerah terus memfasilitasi pengembangan sektor perikanan sebagai motor penggerak ekonomi pesisir sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut.

Berikut beberapa program utama yang dijalankan Pemkab Indramayu untuk mendukung nelayan kecil:

  1. Asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.
  2. Update rutin data fishing ground dan cuaca laut.
  3. Pendirian laboratorium kesehatan ikan dan kualitas air.
  4. Pendampingan teknologi dan penguatan akses pasar.
  5. Sinergi pelestarian lingkungan dan peningkatan produktivitas.

Melalui strategi terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap bisa memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus mempertahankan posisi sebagai lumbung perikanan utama di Jawa Barat. Indramayu diharapkan berperan signifikan dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi masyarakat secara luas.

Pemkab juga terus memantau dan menyesuaikan kebijakan berbasis data agar responsif terhadap dinamika iklim dan pasar. Dengan langkah ini, sektor perikanan di Indramayu diyakini tetap resilient dan berkontribusi besar pada perekonomian daerah dalam jangka panjang.

Baca selengkapnya di: kicaunews.com

Berita Terkait

Back to top button