
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprediksi seluruh wilayah Jawa Tengah akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi mulai pagi hingga malam. Wilayah Slawi hingga Ungaran diperkirakan memperoleh hujan lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Pada pagi hari, keadaan umumnya berawan dengan hujan ringan hingga sedang di pantura bagian timur. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan sampai sedang tetap berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Jateng, terutama di daerah pegunungan dan dataran tinggi yang mengalami hujan sedang hingga lebat.
Wilayah dengan Hujan Lebat
Menurut BMKG, sejumlah daerah berikut diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat:
- Slawi
- Ungaran
- Purwokerto
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Wonosobo
- Mungkid
- Boyolali
- Karanganyar
- Sragen
- Kudus
- Temanggung
- Kajen
- Magelang
- Salatiga
- Majenang
- Bumiayu
- Ambarawa
Hujan lebat di kawasan tersebut disertai potensi kilat, petir, dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Wilayah dengan Hujan Ringan hingga Sedang
Sementara itu, daerah yang diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang meliputi:
- Cilacap
- Kebumen
- Purworejo
- Klaten
- Sukoharjo
- Wonogiri
- Grobogan
- Blora
- Rembang
- Pati
- Demak
- Jepara
- Kendal
- Batang
- Pemalang
- Brebes
- Solo
- Semarang
- Pekalongan
- Tegal
Masyarakat di wilayah tersebut tetap disarankan waspada terutama jika turun hujan lebat secara tiba-tiba.
Imbauan Waspada Bencana
BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi. Banjir, tanah longsor, angin kencang, petir, dan genangan air berpotensi mengganggu kehidupan sehari-hari. Masyarakat dihimbau memantau informasi cuaca terkini dan menghindari aktivitas di daerah rawan longsor dan banjir.
Perkiraan Suhu dan Kelembaban
Suhu udara di Provinsi Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 sampai 32 derajat Celsius. Kelembaban relatif di daerah ini mencapai 60 hingga 95 persen, kondisi yang mendukung terbentuknya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Dengan informasi prakiraan ini, para pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang mungkin timbul selama cuaca ekstrem berlanjut. Monitoring kondisi cuaca secara berkala sangat direkomendasikan untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat Jawa Tengah.





