Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Diana A.V. Sasa, membuka ruang politik penting bagi generasi muda melalui kegiatan reses di Magetan. Dalam forum tersebut, Diana berinteraksi langsung dengan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan, komunitas, dan kalangan mahasiswa, mendengarkan aspirasi serta harapan mereka terkait isu strategis masa depan.
Dialog yang berlangsung interaktif membahas sejumlah persoalan mendesak seperti lapangan kerja, kewirausahaan, akses pendidikan, hingga peran aktif generasi muda dalam ranah politik. Bagi Diana, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas legislasi, melainkan sebuah ruang agar pemuda dapat berani terlibat menentukan arah pembangunan daerah secara nyata.
Politik dan Generasi Muda: Menepis Jarak dan Apatisme
Diana menegaskan bahwa politik bukan dunia asing yang harus ditakuti oleh anak muda. Ia menyampaikan bahwa setiap kebijakan publik berpengaruh langsung pada peluang kerja, kualitas pendidikan, serta ruang ekspresi generasi mendatang. "Pemuda harus berani menyuarakan aspirasi, karena politik hadir dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa apatisme justru meminggirkan pemuda dari proses pengambilan keputusan penting. Dengan demikian, dia mendorong agar tidak sekadar mengkritik, namun juga aktif mengajukan gagasan yang solutif dan terukur sebagai kontribusi konkrit dalam pembangunan daerah.
Meningkatkan Literasi Politik dan Partisipasi Aktif
Pentingnya literasi politik menjadi sorotan Diana agar aspirasi generasi muda tidak berhenti pada wacana. Ia membuka akses komunikasi yang berkelanjutan dengan pemuda Magetan untuk memastikan ide dan kebutuhan mereka diperjuangkan secara konkrit di tingkat provinsi.
Para peserta reses memberikan sejumlah rekomendasi terkait pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda, antara lain:
- Penguatan program pemberdayaan generasi muda.
- Penyelenggaraan pelatihan keterampilan yang relevan.
- Dukungan bagi komunitas kreatif di tingkat lokal.
- Perluasan ruang partisipasi publik dalam berbagai proses pengambilan keputusan.
Aspirasi tersebut menjadi catatan penting yang akan dibawa Diana sebagai bagian dari tugas representatifnya di daerah pemilihan.
Demokrasi Berjalan Lewat Dialog Rutin
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya hidup saat momentum pemilihan umum, tetapi harus terus dipelihara melalui dialog rutin antara wakil rakyat dan masyarakat. Dari Magetan, Diana menghadirkan pesan kuat bahwa masa depan Jawa Timur sangat bergantung pada keterlibatan dan keberanian generasi muda dalam memperjuangkan kepentingan bersama.
Langkah yang diambil Diana ini menunjukkan bahwa pemuda harus dianggap sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Dengan pendekatan yang inklusif dan komunikasi yang intensif, peluang bagi pemuda untuk berkontribusi nyata di ranah politik semakin terbuka lebar.
Baca selengkapnya di: www.gesuri.id






