Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 1,1 Juta Tabung LPG di Jateng-DIY: Cegah Kelangkaan dan Harga Melambung, Apakah Stok Ini Cukup Menyelamatkan Masyarakat?

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok LPG 3 kilogram sebanyak 1,1 juta tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Penambahan ini dilakukan untuk menyambut Ramadan yang biasanya diikuti lonjakan konsumsi LPG rumah tangga.

Tambahan pasokan LPG tersebut setara dengan 3.544 metrik ton dan mulai didistribusikan sejak pertengahan Februari. Dari total penambahan, sekitar 144 ribu tabung dialokasikan khusus untuk DIY, sedangkan sisanya lebih dari 1 juta tabung didistribusikan di berbagai daerah Jawa Tengah.

Menurut Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, penambahan stok ini mencapai lebih dari 75 persen dari penyaluran normal harian wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan menjaga ketersediaan LPG hingga tingkat pangkalan agar tidak terjadi kelangkaan.

Taufiq menegaskan bahwa peningkatan kebutuhan energi rumah tangga selama Ramadan menjadi alasan utama penguatan distribusi LPG ini. Ia memastikan penambahan pasokan akan menjaga keandalan stok sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketersediaan LPG subsidi saat masa Ramadan.

Upaya ini juga bagian dari strategi pertamina dalam mendukung stabilitas pasokan energi sekaligus mengendalikan inflasi di tingkat daerah. LPG 3 kilogram yang disubsidi pemerintah merupakan komoditas yang cukup sensitif terhadap daya beli masyarakat, sehingga pengendalian distribusi sangat penting.

Untuk mendukung penyaluran LPG subsidi yang tepat sasaran, Pertamina mengimbau masyarakat mampu beralih menggunakan varian LPG nonsubsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg. Hal ini membantu mengutamakan LPG 3 kg bagi rumah tangga prasejahtera dan pelaku usaha mikro yang berhak mendapatkan subsidi.

Pertamina juga mengingatkan agar masyarakat membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp 18.000 per tabung di wilayah Jateng-DIY. Lokasi pangkalan resmi dapat dicek melalui situs subsiditepatlpg.mypertamina.id.

Pemantauan distribusi dan stok LPG akan terus dilakukan secara intensif selama Ramadan. Pertamina berkomitmen memastikan pasokan energi tetap lancar agar kebutuhan masyarakat di Jawa Tengah dan DIY bisa terpenuhi tanpa gangguan.

Baca selengkapnya di: www.tempo.co

Berita Terkait

Back to top button