
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial dengan total anggaran Rp7,735 miliar kepada masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Bantuan tersebut mencakup berbagai program yang ditujukan guna mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga terdampak di daerah itu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa salah satu program utama adalah bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Plus. Program ini menyasar 1.747 keluarga, masing-masing menerima dana sebesar Rp2 juta. Total anggaran yang dialokasikan untuk PKH Plus mencapai lebih dari Rp3,494 miliar.
Selain PKH Plus, Pemprov Jatim menyalurkan bansos bagi 1.503 warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Setiap penerima mendapat bantuan sebesar Rp1,5 juta, dengan total anggaran mencapai Rp2,25 miliar. Bantuan ini diharapkan mampu mengatasi kebutuhan dasar dan memperbaiki kondisi sosial ekonomi penerimanya.
Dukungan sosial juga diberikan kepada kelompok penyandang disabilitas. Sebanyak 83 orang menerima bantuan masing-masing senilai Rp3,6 juta. Bantuan tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan pemberdayaan kelompok disabilitas agar lebih mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Program KIP Putri Jawara merupakan salah satu skema tayangan dukungan pendidikan dan kewirausahaan, dengan memberikan bantuan sebesar Rp3 juta kepada 100 penerima. Selanjutnya, program Kewirausahaan Inklusif dan Produktif bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Jawa Timur Sejahtera (KIP PPKS Jawara) memberikan modal usaha sebesar Rp3 juta kepada 10 penerima manfaat.
Bantuan sosial lain yang diberikan berupa zakat produktif untuk 30 jiwa, masing-masing menerima Rp500 ribu. Dana tersebut berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur untuk membantu pengembangan usaha mikro dan kecil masyarakat.
Dukungan bagi desa di Kabupaten Pasuruan juga disalurkan. Tiga Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) menerima dana bantuan sebesar Rp100 juta per desa. Selain itu, program Desa BERDAYA memberikan bantuan yang sama kepada dua desa, dan program JATIM PUSPA memberikan total bantuan Rp441,35 juta untuk tiga desa. Program-program ini fokus pada peningkatan kapasitas ekonomi dan pembangunan sosial di tingkat desa.
Gubernur Khofifah berharap dana bantuan sosial dapat digunakan secara tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. Ia menekankan, “Semoga bantuan yang diterima bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya secara bijak dalam rangka pengentasan kemiskinan, meningkatkan kemandirian dan kewirausahaan dengan didukung oleh Pilar-Pilar Sosial yang ada di Jawa Timur.”
Penyaluran bantuan sosial ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jatim dalam menangani persoalan kemiskinan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program sosial yang diluncurkan diharapkan mampu menciptakan perubahan positif secara menyeluruh bagi Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya.
Baca selengkapnya di: www.antaranews.com




