Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp50 miliar untuk perbaikan jalan di Kabupaten Pemalang. Upaya ini merupakan bagian dari program prioritas menambal 4.870 titik lubang di jalan provinsi demi meningkatkan kualitas infrastruktur.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa target pemerintah adalah menutup lubang-lubang tersebut sebelum arus mudik dan balik tiba. Ia menekankan perbaikan jalan bukan hanya soal meningkatkan infrastruktur, tetapi juga menjamin keselamatan pengguna jalan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Perbaikan jalan pada ruas Randudongkal–Moga dilakukan sepanjang 4,180 km dengan nilai kontrak sebesar Rp26,32 miliar. Sementara itu, proyek pada ruas Pemalang–Bantarbolang mencakup panjang jalan 5,731 km dengan kontrak senilai Rp24,5 miliar.
Sejak awal tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyelesaikan ratusan titik perbaikan di 35 kabupaten dan kota. Dalam triwulan terakhir, terdapat 106 paket perbaikan jalan senilai total Rp676 miliar yang sudah dikerjakan.
Di Kota Semarang, terdapat tiga ruas jalan yang mendapatkan perhatian khusus, yakni ruas Brigjen Sudiarto (3,2 km), Semarang-Godong (2 km), dan Weleri-Patean (1,8 km). Total anggaran yang digunakan untuk perbaikan ini mencapai kurang lebih Rp77 miliar.
Gubernur Luthfi menjelaskan bahwa konektivitas jalan yang baik penting untuk kelancaran arus barang dan mobilitas tenaga kerja. Kondisi tersebut semakin vital terutama menjelang momen besar seperti Ramadan dan Idulfitri.
Pemerintah provinsi bersama dengan pemerintah kabupaten/kota akan terus melakukan evaluasi kondisi jalan secara menyeluruh menjelang puncak arus mudik Idulfitri. Hal ini sejalan dengan roadmap pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan sebelumnya.
Instruksi khusus juga diberikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk membuka layanan daring agar masyarakat dapat melaporkan kerusakan jalan. Layanan ini diharapkan membantu pemantauan kerusakan jalan provinsi secara efektif.
Selain itu, pemerintah kabupaten/kota juga diarahkan untuk aktif menambal lubang-lubang di wilayahnya. Prioritas utama pemerintah adalah menjaga sarana dan prasarana jalan agar tetap aman dan layak digunakan masyarakat secara optimal.
Baca selengkapnya di: semarang.bisnis.com






