Angin Puting Beliung Terjang Magetan, 15 Rumah Rusak Atap, BPBD dan Warga Segera Bergerak

Angin puting beliung menerjang dua desa di Kabupaten Magetan dan menyebabkan kerusakan pada 15 rumah warga pada Kamis siang. Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.20 WIB dan langsung mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan, Eka Radityo, menyampaikan bahwa dari 15 rumah yang terdampak, 14 di antaranya berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Magetan. Sementara satu rumah lainnya rusak di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo. Kerusakan yang terjadi berkisar dari ringan sampai sedang, terutama pada bagian atap rumah yang tersapu angin kencang.

Respons dan Penanganan dari BPBD dan Unsur Terkait

Petugas BPBD segera menerjunkan tim untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Selain BPBD, operasi penanganan juga melibatkan Dinas Sosial Magetan, TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan, serta relawan setempat. Bantuan kebutuhan mendesak disalurkan guna meringankan beban korban.

Penanganan di beberapa lokasi dinyatakan selesai sekitar pukul 17.21 WIB pada hari yang sama. Namun, perbaikan atap rumah direncanakan dilakukan secara mandiri oleh para pemilik rumah dengan pendampingan dari aparat setempat.

Imbauan Waspada dan Pencegahan Bencana

BPBD Kabupaten Magetan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kemungkinan hujan lebat disertai angin kencang di wilayah tersebut.

Warga dianjurkan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk, terutama ketika terjadi hujan deras dan angin kencang. Langkah ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan atau kerusakan lebih luas akibat fenomena cuaca yang tidak menentu.

Data Kerusakan Akibat Angin Puting Beliung di Magetan

  1. Total rumah terdampak: 15 unit
  2. Desa Tambakrejo, Kecamatan Magetan: 14 rumah rusak
  3. Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo: 1 rumah rusak
  4. Jenis kerusakan: ringan hingga sedang, terutama pada atap rumah

Penanganan cepat oleh BPBD dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat membantu proses pemulihan kondisi warga terdampak bencana. Pemerintah daerah juga terus memantau situasi cuaca dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar dampak bencana dapat diminimalisir.

Informasi dan pendataan kerusakan masih berlangsung sebagai bagian dari upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang meningkatkan risiko bencana. Warga diimbau untuk selalu mengikuti update resmi dari BPBD dan BMKG guna menjaga keselamatan pribadi dan keluarga.

Source: jatim.jpnn.com

Berita Terkait

Back to top button