
Komisi VII DPR menggelar rapat kerja bersama lembaga penyiaran publik (LPP) Perum LKBN ANTARA, TVRI, dan RRI di Studio TVRI Jawa Tengah, Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Pertemuan ini dilaksanakan untuk membahas perkembangan dan tantangan yang dihadapi oleh LPP di wilayah Jawa Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Komisi VII DPR menekankan pentingnya kolaborasi antara ANTARA, TVRI, dan RRI dalam mendiseminasikan informasi secara luas dan akurat kepada publik. Selain itu, rapat kerja juga membahas program sinergi dalam rangka memeriahkan Piala Dunia 2026, di mana TVRI mendapat hak siar eksklusif untuk menayangkan ajang tersebut.
Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty menyatakan bahwa kerjasama antarlembaga penyiaran publik akan meningkatkan efektifitas penyebaran informasi. Ia juga mengajak semua pihak untuk membangun program yang dapat mendukung kedaulatan informasi nasional.
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Wakil Ketua Komisi VII DPR lainnya, mengungkapkan harapannya agar kolaborasi ini dapat menciptakan konten yang berkualitas dan merata di seluruh Jawa Tengah. Menurutnya, pendekatan bersama akan memperkuat fungsi LPP sebagai media yang menyuarakan kepentingan publik.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar memaparkan perkembangan terbaru dalam penyebaran informasi digital. Ia menyampaikan bahwa ANTARA berkomitmen untuk terus memperkuat jaringan dan meningkatkan capaian jangkauan informasi kepada seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.
Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno menambahkan bahwa TVRI siap mengoptimalkan hak siar Piala Dunia 2026 lewat berbagai format siaran yang inovatif. TVRI juga berencana mengintegrasikan siaran dengan berbagai platform digital agar menjangkau masyarakat luas secara simultan.
Direktur Utama RRI Hendrasmo menekankan bahwa RRI akan memperkuat misi edukasi dan informasi melalui siaran radio dan digital. RRI juga terbuka untuk pengembangan konten kolaboratif bersama ANTARA dan TVRI agar informasi nasional dapat tersebar secara merata.
Fokus utama rapat kerja ini meliputi:
1. Pemantapan sinergi diseminasi informasi antarlembaga penyiaran publik.
2. Persiapan dan strategi kolaborasi untuk penyiaran Piala Dunia 2026.
3. Penguatan kapasitas teknis dan jaringan penyiaran di wilayah Jawa Tengah.
4. Penyusunan program yang mendukung kedaulatan dan kemandirian media publik.
Rapat kerja yang berlangsung secara intensif itu menegaskan komitmen Komisi VII DPR dalam mendukung pengembangan lembaga penyiaran publik di Jawa Tengah. Diharapkan, melalui kolaborasi ini LPP mampu memberikan informasi yang akurat, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, kemitraan strategis antara ANTARA, TVRI, dan RRI diharapkan dapat memfasilitasi penyebaran berita berkualitas yang berfungsi sebagai penyeimbang informasi di era digital. Dengan ini, masyarakat di Jawa Tengah mendapat akses informasi yang kredibel dan terpercaya dalam rangka mendukung pembangunan daerah dan nasional.





