Roti Berjamur di Program MBG Blora Memicu Teguran Tegas Wagub Jateng untuk Perketat Standar SPPG dan Audit Ketat

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperketat standar operasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul adanya temuan ratusan roti berjamur yang terdistribusi di Kabupaten Blora beberapa waktu lalu.

Gus Yasin menegaskan perlunya pengawasan ekstra mulai dari proses pengemasan, penyimpanan, hingga pengiriman makanan ke sekolah. Setiap kelalaian dalam proses ini tidak akan dibiarkan dan akan dikenakan tindakan tegas melalui mekanisme audit.

Dalam keterangannya di Semarang, Wakil Gubernur mengatakan bahwa program MBG telah dilengkapi dengan satuan tugas serta petugas khusus yang bertanggung jawab mengawasi jalannya distribusi makanan bergizi tersebut. Jika ditemukan pelanggaran serius, SPPG terkait berpotensi menjalani audit menyeluruh bahkan bisa sampai ditutup.

Selain penguatan pengawasan, Pemprov Jawa Tengah juga berencana melakukan penyesuaian pola distribusi MBG khususnya selama periode Ramadan. Langkah ini bertujuan agar program tetap berjalan optimal sekaligus menghormati peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.

Penerapan pengawasan ketat diharapkan dapat mencegah munculnya kejadian serupa seperti di Blora, di mana kualitas makanan yang disalurkan harus selalu terjaga demi menjamin manfaat gizi bagi para siswa. Wakil Gubernur juga mendorong edukasi secara intensif kepada semua SPPG agar menjalankan standar operasional prosedur dengan disiplin tinggi.

Berikut beberapa poin penting terkait pengawasan program MBG menurut Wakil Gubernur Jawa Tengah:

1. Pengawasan menyeluruh sejak pengemasan hingga distribusi.
2. Penerapan audit dan sanksi bagi SPPG yang lalai.
3. Pembentukan satuan tugas dan petugas khusus pemantau kualitas.
4. Penyesuaian pola distribusi selama Ramadan untuk menghormati siswa yang berpuasa.
5. Edukasi berkelanjutan bagi seluruh pihak SPPG.

Permintaan penguatan standar operasional ini menjadi langkah penting agar program Makan Bergizi Gratis bisa lebih efektif dan terjamin mutu gizinya. Pemerintah provinsi menegaskan komitmennya dalam menjamin kesehatan dan kesejahteraan peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi yang layak dan aman.

Baca selengkapnya di: jateng.jpnn.com

Berita Terkait

Back to top button