Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar program Mudik Gratis untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini disiapkan untuk mengantar sekitar 7.000 warga Jawa Timur kembali ke kampung halaman dengan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan 7.000 peserta mudik gratis yang akan tersebar ke 20 kabupaten/kota di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, 4.000 penumpang akan diberangkatkan melalui jalur darat dengan armada bus, sedangkan 3.000 orang akan menggunakan jalur laut melalui kapal dengan 12 jadwal pemberangkatan.
Detail Program Mudik Gratis Jalur Darat dan Laut
Armada bus mudik yang disediakan meliputi 17 rute utama yang menghubungkan Surabaya dengan berbagai daerah seperti Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Banyuwangi, hingga Sumenep dan Bojonegoro. Khofifah memastikan keberangkatan bus akan dimulai pada tanggal 19 Maret. Pendaftaran untuk mudik gratis jalur darat dibuka secara online mulai tanggal 2 hingga 4 Maret, dan pendaftaran langsung pada tanggal 8 Maret, selama kuota masih tersedia.
Untuk jalur laut, program ini menyediakan dua rute utama dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, menuju Pulau Raas di Sumenep dan Pulau Sapudi. Terdapat beberapa jadwal keberangkatan yang sudah ditentukan, seperti pada tanggal 8, 11, 12, 15, 16, dan 17 Maret. Selain jadwal keberangkatan, armada kapal laut juga telah dijadwalkan untuk keberangkatan balik pada akhir Maret dan awal April.
Fasilitas Pengangkutan Motor Gratis
Pemprov Jawa Timur juga menawarkan fasilitas pengiriman motor gratis bagi masyarakat yang tidak ingin mengendarai sepeda motor jarak jauh saat mudik. Program ini memfasilitasi pengiriman motor ke enam daerah tujuan, antara lain Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo.
Keberangkatan pengiriman motor direncanakan pada tanggal 18 Maret dengan pendaftaran langsung melalui operator mulai tanggal 8 Maret, tetap dengan kuota yang terbatas. Hal ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik yang membawa sepeda motornya.
Kolaborasi dan Akses Pendaftaran
Program Mudik Gratis ini dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Organda serta penyedia jasa angkutan laut. Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar karena kuota terbatas dan diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pendaftaran untuk bus dapat dilakukan melalui laman resmi busmudikgratis.dishub.jatimprov.go.id, sementara untuk jalur laut dapat mengakses sipentol.dishub.jatimprov.go.id. Khofifah menegaskan pentingnya program ini sebagai upaya pemprov untuk memberikan kesempatan mudik dengan lebih aman dan nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi.
Program Mudik Gratis Jawa Timur tahun ini tidak hanya menjadi layanan transportasi, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antar keluarga dalam tradisi mudik. Diharapkan langkah ini dapat membantu masyarakat menjalankan momen Lebaran dengan ketenangan dan kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jatimnow.com