Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu sore. Fenomena cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan bangunan, termasuk warung kopi tenda di beberapa titik kawasan tersebut.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu, 4 Maret itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo bergerak cepat untuk melakukan penanganan. Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, membenarkan kerusakan baik pada bangunan permanen maupun semi permanen akibat terjangan angin kencang dan hujan lebat. "Kami masih berada di lokasi untuk memastikan penanganan segera," ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Kerusakan Bangunan dan Pohon Tumbang
Hujan lebat dan angin kencang yang melanda Sidoarjo menyebabkan sejumlah kerusakan. Bangunan milik PT Telkom Indonesia di kawasan Perumahan Taman Pinang mengalami kerusakan. Selain itu, pohon-pohon besar juga tumbang dan menghambat aktivitas warga serta pengguna jalan di wilayah tersebut.
Di Jalan Ahmad Yani, beberapa warung kopi dengan tenda dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat diterjang puting beliung. Kerusakan ini turut mengganggu pelaku usaha mikro dan kecil di kawasan tersebut, yang mengandalkan aktivitas berjualan untuk memenuhi kebutuhan.
Penanganan dan Asesmen Kerusakan
Sampai dengan sore hari, hujan dan angin kencang masih berlanjut di beberapa wilayah Kecamatan Sidoarjo, sehingga pihak berwenang belum dapat memastikan secara pasti total kerugian maupun korban jiwa akibat kejadian ini. Tim dari BPBD dan instansi terkait masih melakukan asesmen lapangan untuk menginventarisasi dan menanggulangi dampak yang terjadi.
Berikut beberapa langkah yang dilakukan dalam penanganan awal bencana cuaca ini:
- Melakukan evakuasi jika ada warga yang terdampak langsung di lokasi terdampak.
- Membersihkan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.
- Memperbaiki sementara bangunan yang rusak untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
- Koordinasi dengan instansi terkait untuk bantuan logistik dan teknis.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Sidoarjo yang rawan terdampak angin kencang dan hujan deras. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan dini agar warga selalu memantau perkembangan cuaca dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bencana alam.
Warga disarankan untuk tidak mendirikan bangunan semi permanen di lokasi yang rawan terkena angin kencang. Selain itu, pengelola usaha seperti warung kopi tenda diminta untuk memperkuat struktur demi mengurangi risiko kerusakan. Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi kunci agar dampak bencana cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
Petugas BPBD Sidoarjo terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, sehingga penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif hingga kondisi kembali normal. Hingga saat ini, koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait tetap dijalankan untuk memastikan keselamatan publik di tengah cuaca tidak menentu tersebut.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jatim.jpnn.com






