Tarung Derajat Resmi Masuk PON 2028, Kodrat Jatim Siap Grebek Medali Emas Demi Juara Umum

Tarung Derajat resmi masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Kepastian ini diberikan oleh Rakor KONI Pusat dan menjadi kabar baik bagi Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur yang segera mempersiapkan strategi untuk meraih juara umum.

Ketua Umum Kodrat Jatim, Bambang Haryo Soekartono, menyampaikan optimisme tinggi atas kesiapan atlet Tarung Derajat dari Jawa Timur. Ia menegaskan pentingnya program pembinaan yang terstruktur untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi di ajang nasional.

Persiapan dan Program Pembinaan Atlet

Kodrat Jatim telah menyusun program pelatihan intensif, salah satunya adalah pelatihan seni gerak yang akan dipandu oleh Sang Guru Putri Dara Mentari Dradjat dari Perguruan Pusat Tarung Derajat. Pelatihan ini dijadwalkan pada April 2026 dan bertujuan meningkatkan kualitas atlet terutama pada nomor seni gerak.

Selain itu, pengurus juga berharap KONI Jawa Timur segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mengenai pemusatan latihan daerah (Puslatda) untuk Tarung Derajat. Dengan adanya Puslatda, proses latihan dapat diawasi dengan lebih optimal sehingga kualitas atlet meningkat signifikan.

Bambang menyebutkan, “Harapan kita kuota Puslatda dapat maksimal supaya mampu tampil di semua kelas dan mengejar tiket PON melalui Pra PON pada 2027.” Ia menambahkan, persaingan Tarung Derajat cukup ketat dan meraih 5-6 medali emas kemungkinan sudah bisa mengantarkan Jawa Timur menjadi juara umum.

Rekam Jejak Prestasi Jawa Timur

Sepanjang tahun 2025, Tarung Derajat Jawa Timur telah mengikuti berbagai kejuaraan nasional sebagai bagian dari evaluasi pembinaan. Tiga turnamen besar tersebut meliputi Kejuaraan Nasional Pekan Olahraga Mahasiswa di Solo, Kejuaraan Nasional PON Beladiri II di Kudus, dan Kejuaraan Nasional Pelajar Piala Kemenpora di Bandung.

Hasil yang diperoleh cukup membanggakan:

  1. Kejuaraan Nasional Pekan Olahraga Mahasiswa: Juara Umum II dengan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
  2. Kejuaraan Nasional PON Beladiri II: Juara Umum III dengan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
  3. Kejuaraan Nasional Pelajar Piala Kemenpora: Juara Umum II dengan 4 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Pada PON Aceh sebelumnya, Jawa Timur juga mendapatkan prestasi signifikan dengan merebut 2 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Ketua Harian Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, menilai hasil ini menunjukkan pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan dari tingkat pelajar hingga dewasa.

Strategi Menatap PON 2028

Erwin menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mempersiapkan atlet secara maksimal menjelang PON 2028. Ia menambahkan bahwa keberadaan atlet muda yang masuk usia emas menjadi salah satu modal penting untuk meraih target juara umum. Perbaikan kualitas pada nomor seni gerak juga menjadi perhatian khusus dalam rencana pembinaan.

“Proses panjang dan tidak mudah ini akhirnya membuahkan kepastian yang menjadi momentum penting bagi Jawa Timur untuk mengantar atlet mencapai prestasi terbaik,” ujar Erwin.

Dengan berbagai program strategis dan dukungan dari KONI Jawa Timur, Pengprov Kodrat menargetkan hasil maksimal pada PON 2028 sebagai langkah konsolidasi menuju kejayaan Tarung Derajat di kancah olahraga nasional.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kominfo.jatimprov.go.id

Berita Terkait

Back to top button