Purwokerto Half Marathon 2026 Siap Sambut 6.000 Pelari
Pemerintah Kabupaten Banyumas menargetkan sebanyak 6.000 pelari mengikuti Purwokerto Half Marathon (PHM) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Mei. Ajang ini diharapkan berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya dan memberi dorongan ekonomi lebih besar bagi masyarakat setempat.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa pada PHM tahun sebelumnya, sekitar 5.000 peserta telah berpartisipasi dan berhasil menggerakkan perekonomian lokal. Ia menekankan bahwa ajang olahraga besar seperti half marathon memiliki efek berganda atau multiplier effect yang signifikan terhadap industri perhotelan, kuliner, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerah.
Peserta yang datang dari luar daerah biasanya tidak hanya sekadar mengikuti lomba lari, tetapi juga memanfaatkan waktu untuk berwisata di sejumlah destinasi menarik di Banyumas. “Biasanya mereka datang pada Jumat dan Sabtu untuk persiapan, hari Minggu mengikuti lomba, lalu menikmati wisata di Banyumas sebelum pulang,” jelas Bupati.
Dukungan Pemerintah dan Agenda Event Berkala
Pemkab Banyumas memberi dukungan penuh untuk penyelenggaraan PHM 2026, meski pelaksanaan teknis diserahkan kepada penyelenggara profesional guna menjamin kualitas dan kenyamanan acara. Pemerintah daerah juga berupaya menghadirkan lebih banyak event berskala nasional secara berkala untuk memajukan perekonomian daerah.
Setelah PHM 2026, rencana penyelenggaraan ajang lari lain bertajuk Banyumas Old City Half Marathon juga telah dipersiapkan untuk mengisi kalender event sport tourism daerah. Bupati berharap minimal ada satu event olahraga tiap bulan di Banyumas, dengan peran Pemda sebagai fasilitator dan pelaksanaan oleh profesional.
Dampak Ekonomi dan Sport Tourism
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Junaidi, mengungkapkan bahwa PHM telah sukses digelar pada 2024 dan 2025 dengan dampak ekonomi yang nyata. Pada tahun 2024, perputaran uang mencapai Rp6 miliar, dan naik menjadi Rp8 miliar pada 2025.
Target PHM 2026 adalah meningkatkan perputaran uang hingga sekitar Rp10 miliar. Junaidi memperkirakan total jumlah orang yang hadir di Purwokerto bisa mencapai 12.000, termasuk peserta, keluarga, dan pendukung yang menyertai para pelari. Keberadaan event ini diharapkan mendorong pengembangan sport tourism sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan wisata di Banyumas.
Kategori Lomba dan Pendaftaran
Race Director PHM 2026, Ronny Yuliananto Kurniawan, menyatakan bahwa kenyamanan dan keamanan peserta menjadi prioritas utama. PHM menawarkan empat kategori lomba, yaitu 21 kilometer, 10 kilometer, 5 kilometer, dan 3 kilometer.
Target peserta untuk tiap kategori dijabarkan sebagai berikut: 1.000 peserta untuk 21 km, 2.000 peserta pada 10 km, 2.500 pada 5 km, dan sisanya mengikuti kategori 3 km yang diperuntukkan bagi masyarakat umum dan keluarga peserta. Ronny menambahkan kategori 3 km dirancang agar keluarga dan teman peserta dapat menikmati suasana kota Purwokerto sambil berlari santai.
Pendaftaran PHM 2026 dibuka secara daring melalui situs resmi www.unicon.id dan akan ditutup jika kuota telah terpenuhi.
Peluncuran dan Kegiatan Awal
Peluncuran PHM 2026 diawali dengan Fun Run 3 Kilometer yang digelar di halaman Pendopo Si Panji, Purwokerto. Acara ini diikuti berbagai komunitas pelari dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah pada Sabtu sore sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju gelaran utama Mei mendatang.
Pengembangan event PHM merupakan salah satu langkah strategis Banyumas dalam menggabungkan olahraga dan pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jateng.antaranews.com








