Dishub Jabar Ungkap Waktu Paling Ideal Hindari Macet Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Strategi Penting Jutaan Pemudik Hadapi Dua Gelombang Kepadatan!

Dinas Perhubungan Jawa Barat telah mengungkap waktu ideal untuk menghindari kemacetan saat puncak arus balik Lebaran 2026. Menurut Dishub Jabar, puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang utama, yaitu pada H+2 dan H+6 Idul Fitri. Pada dua hari tersebut, volume pemudik yang kembali ke kota masing-masing diprediksi mencapai jutaan orang.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa puncak kepadatan diperkirakan berlangsung pada pagi hari, tepatnya antara pukul 05.00 hingga 10.00 WIB. Pada H+2 Idul Fitri atau Selasa, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 4,12 juta orang. Sementara itu, pada H+6 Idul Fitri atau Sabtu, jumlah pemudik yang melakukan perjalanan balik diprediksi sekitar 3,9 juta orang.

Waktu Ideal untuk Perjalanan Balik

Dishub Jawa Barat menyarankan agar pemudik memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel guna menghindari kemacetan. Waktu yang dianjurkan adalah malam hari, khususnya pada rentang pukul 23.00 hingga 00.00 WIB. Dengan demikian, pemudik dapat melewati jalur utama sebelum lonjakan volume kendaraan terjadi pada pagi hari.

Jalur yang Diprediksi Menjadi Titik Kepadatan

Selain memperkirakan waktu puncak arus balik, Dishub Jabar juga memetakan jalur utama yang berpotensi mengalami kemacetan. Jalur-jalur tersebut antara lain:

  1. Tol Trans Jawa yang mencakup ruas Jakarta–Cikampek, Cipali, hingga Palikanci dengan estimasi dilalui sekitar 14,18 juta pemudik.
  2. Jalur selatan yang meliputi Bandung–Cileunyi–Nagreg–Limbangan–Malangbong–Tasikmalaya–Ciamis–Banjar, diperkirakan dilalui 2,9 juta pemudik.
  3. Tol Cikampek–Cipularang–Padaleunyi dengan perjalanan sekitar 1,96 juta pemudik.

Diperkirakan total pemudik yang melakukan perjalanan balik selama periode Lebaran mencapai sekitar 19,34 juta orang di Jawa Barat.

Dhani Gumelar mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi lalu lintas terkini dan memanfaatkan waktu perjalanan yang dianjurkan agar dapat melewati perjalanan balik dengan lebih nyaman dan lancar. Menyiapkan kondisi kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas juga menjadi kunci penting untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan selama perjalanan.

Prediksi ini merupakan bagian dari upaya Dishub Jawa Barat dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada musim mudik dan balik Lebaran. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat tetap terjaga dan tingkat kemacetan dapat diminimalisir, khususnya di jalur utama menuju dan dari wilayah Jawa Barat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button