Arus kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah melalui Gerbang Tol Kalikangkung menunjukkan peningkatan signifikan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Data yang tercatat selama 24 jam mulai pukul 06.00 WIB tanggal 13 hingga 06.00 WIB tanggal 14 Maret mencatat sebanyak 23.486 kendaraan keluar menuju Semarang dari arah Jakarta.
Sementara itu, kendaraan yang melintas ke arah Jakarta melalui gerbang tol yang sama mencapai 16.361 unit dalam periode yang sama. Peningkatan volume kendaraan ini menandai awal mobilitas tinggi masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2026. Data tambahan dari Gerbang Tol Banyumanik menunjukkan lonjakan kendaraan ke arah Surabaya sebanyak 29.521 unit, sedangkan kendaraan masuk ke Semarang dari arah Surabaya tercatat 19.359 unit.
Pemantauan Arus Lalu Lintas oleh Pihak Kepolisian
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, menyatakan bahwa polisi terus memantau dan mengendalikan arus lalu lintas di sejumlah pintu masuk utama, khususnya GT Kalikangkung. Ia menjelaskan, “Pada hari pertama Operasi Ketupat Candi 2026, arus kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui GT Kalikangkung sudah mulai mengalami peningkatan."
Seluruh petugas dan satgas operasi dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus dan mengantisipasi potensi kemacetan selama masa mudik. Koordinasi antara kepolisian dan instansi terkait juga terus dilakukan agar pengaturan lalu lintas optimal.
Imbauan Keselamatan untuk Pemudik
Artanto menekankan pentingnya keselamatan berkendara selama mudik. Ia mengimbau agar pengendara selalu memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum perjalanan. “Manfaatkan fasilitas rest area dan pos pelayanan Operasi Ketupat jika merasa lelah,” ujarnya.
Selain itu, para pengendara diharapkan mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Penerapan rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan demi kelancaran perjalanan dan mengurangi potensi kecelakaan.
Prediksi dan Penanganan Arus Mudik ke Jawa Tengah
Berdasarkan data lalu lintas terkini, diperkirakan volume kendaraan yang akan memasuki wilayah Jawa Tengah melalui tol utama akan terus mengalami kenaikan menjelang puncak mudik Lebaran. GT Kalikangkung sebagai pintu masuk utama dari arah barat menjadi titik fokus pengamanan dan pengaturan arus kendaraan.
Langkah-langkah berikut diterapkan oleh kepolisian guna optimalisasi kelancaran:
- Penempatan petugas di titik kunci jalan tol.
- Pengaturan dan penyesuaian jalur lalu lintas secara dinamis.
- Pemasangan rambu dan tanda peringatan untuk menginformasikan kondisi jalan.
- Penyediaan posko darurat dan layanan kesehatan di sepanjang rute mudik.
- Sosialisasi imbauan keselamatan kepada masyarakat melalui berbagai media.
Dengan sinergi yang terjalin antara aparat penegak hukum, pengelola jalan tol, dan masyarakat, diharapkan arus mudik di Jawa Tengah dapat berlangsung aman dan lancar. Kondisi jalan dan fasilitas pendukung juga terus ditingkatkan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kendaraan.
Pemantauan intensif akan terus dilakukan hingga masa puncak mudik agar setiap pergerakan kendaraan dapat dikendalikan dengan baik dan potensi gangguan dapat diminimalisasi. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dan arahan petugas selama perjalanan.









