Ratusan Bus Berkumpul di TMII, Ribuan Warga Jateng Bersiap Mudik Gratis Lebaran 2026 Antusiasme Tinggi dan Persiapan Ketat Tanda Kuatnya Harapan Pulang Kampung

Ratusan bus mulai berdatangan di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Kedatangan armada tersebut disiapkan untuk mengangkut ribuan warga Jawa Tengah dalam program mudik gratis Lebaran 2026 yang akan dimulai esok hari.

Panitia pelaksana tampak sibuk melakukan persiapan akhir, termasuk pemeriksaan armada yang meliputi pengecekan nomor bus, tujuan daerah, serta kelengkapan hasil ramp check dari Dinas Perhubungan. Hal ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik.

Jumlah Armada dan Rincian Asal Bus

Pelaksana Tugas Kepala Badan Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Risturino, mengungkapkan bahwa total armada bus yang disiapkan mencapai 325 unit. Angka ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 289 unit.

Rinciannya sebagai berikut:

  1. 70 unit dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
  2. 175 unit dari pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Tengah
  3. 53 unit dari Bank Jateng
  4. 17 unit dari PT Jasa Raharja
  5. 8 unit dari PT Semen Gresik
  6. 1 unit dari Perum Perumnas
  7. 1 unit dari PT Tirta Investama

Target Pemudik dan Rute Terbanyak

Program mudik gratis tahun ini telah mendaftarkan sebanyak 16.186 pemudik. Destinasi utama perjalanan yakni Wonogiri, Surakarta, Grobogan, dan Banjarnegara. Mayoritas peserta merupakan pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta, seperti pengemudi ojek online, asisten rumah tangga, dan buruh.

Menurut Risturino, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kuota pendaftaran yang tersedia ludes terisi hanya dalam waktu 25 menit setelah dibuka secara daring, menandakan kebutuhan dan kepedulian terhadap program ini sangat besar.

Persiapan Operasional dan Keselamatan

Sopir bus bernama Widodo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan lengkap untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan. Setiap kendaraan telah melewati tes kesehatan pengemudi, pemeriksaan kelayakan bus, serta pemasangan stiker ramp check.

Setiap bus juga dioperasikan oleh dua kru utama dan didukung oleh sopir cadangan. Pengalaman Widodo mendampingi pemudik sudah berlangsung selama lima tahun berturut-turut, dan tahun ini ia dijadwalkan mengantar pemudik menuju Demak.

Mudik Gratis dari Bandung dan Moda Kereta Api

Selain dari Jakarta, pemerintah juga memberangkatkan 23 unit bus dari Bandung dengan kapasitas sekitar 1.133 penumpang. Armada ini berasal dari Baznas Jateng, dan beberapa kabupaten seperti Banjarnegara, Cilacap, dan Sukoharjo. Rombongan dari Bandung dijadwalkan berangkat siang hari besok.

Moda transportasi kereta api juga disediakan untuk mudik. Sebanyak 17 rangkaian kereta dengan total 1.288 kursi akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen menuju Jawa Tengah. Keberangkatan dibagi menjadi dua jalur yakni ke Solo Balapan menggunakan KA Jaka Tingkir dan jalur kedua ke Semarang Poncol menggunakan KA Tawang Jaya.

Peran Pemerintah Daerah dan Gubernur Jateng

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada warga perantauan. Ia menghimbau agar bupati dan wali kota di wilayah Jawa Tengah aktif menjemput dan menyapa warga yang pulang kampung dari Jabodetabek.

“Bupati dan wali kota saya minta ikut menjemput dan menyapa masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Mereka adalah duta kita di perantauan dan sebagian besar pekerja informal. Kita ingin memberikan layanan terbaik bagi masyarakat kita,” katanya.

Program mudik gratis yang sukses menarik ribuan peserta ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung mobilitas warganya dengan menjamin kelancaran transportasi dan keselamatan selama perjalanan. Ratusan armada yang siap berangkat di TMII akan mengantarkan para pemudik menuju kampung halaman dengan pelayanan terstandarisasi dan penuh perhatian.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kilasdaerah.kompas.com
Exit mobile version