Kapolri Tegaskan Jateng Sentral Mudik Lebaran 2026, Strategi Rekayasa Lalu Lintas Jadi Kunci Keselamatan

Author: Qoo Media

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Jawa Tengah akan menjadi pusat pelayanan utama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Posisi Jawa Tengah yang strategis karena menjadi jalur penghubung antara wilayah barat dan timur Pulau Jawa membuatnya sangat vital bagi kelancaran pergerakan para pemudik.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Polda Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas yang meliputi sistem ganjil genap, one way lokal, dan one way nasional. Kebijakan ini dibuat agar arus kendaraan lebih tertib dan perjalanan menjadi lebih aman serta nyaman pada masa mudik.

Selain rekayasa lalu lintas, inovasi pelayanan digital juga diperkenalkan di Jawa Tengah. Pemudik dapat memanfaatkan layanan valet and ride yang memudahkan parkir serta Chatbot Si Polan yang memberikan informasi secara cepat dan akurat. Layanan darurat 110 juga siap siaga untuk menangani segala kendala selama perjalanan.

Kapolri menyatakan bahwa pemerintah melalui kepolisian berupaya keras agar keselamatan selama mudik meningkat dan jumlah kecelakaan lalu lintas dapat ditekan lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, sehingga kesiapan ekstra dilakukan menjelang waktu tersebut.

Penguatan pelayanan dan fasilitas di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, menjadi salah satu fokus utama pengamanan. Kapolri meninjau langsung kesiapan infrastruktur serta koordinasi antar instansi guna menjamin pelayanan berjalan optimal dan tidak terjadi kemacetan berarti.

Berikut sejumlah langkah strategis yang diterapkan di Jawa Tengah dalam mendukung mudik Lebaran 2026:

1. Penerapan rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap dan one way untuk mengendalikan arus kendaraan.
2. Pengembangan layanan digital antaranya Chatbot Si Polan untuk informasi dan layanan darurat 110.
3. Inovasi valet and ride guna memudahkan pemudik parkir kendaraan dengan aman.
4. Pengawasan ketat di titik-titik vital seperti gerbang tol dan rest area strategis.
5. Koordinasi lintas sektor demi respons cepat terhadap situasi di lapangan.

Dengan persiapan komprehensif ini, Jawa Tengah siap menjadi simpul utama pelayanan mudik dan balik yang efisien. Kapolri berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait dapat menjaga ketertiban di jalan selama masa mudik sehingga perjalanan mudik Lebaran berlangsung lancar dan aman.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jateng.jpnn.com
Terbaru