Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan kemudahan khusus bagi warga dalam menyambut Lebaran 1447 H dengan menggratiskan tarif layanan transportasi publik Trans Jatim selama dua hari. Kebijakan ini berlaku pada tanggal 21 dan 22 Maret, yang bertepatan dengan hari H dan H+1 Idul Fitri.
Kebijakan bebas tarif ini mencakup seluruh koridor layanan Trans Jatim di wilayah Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali untuk layanan Trans Jatim Luxury. Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitas silaturahim dengan keluarga dan kerabat.
Penyesuaian Jam Operasional Selama Lebaran
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga melakukan penyesuaian jadwal operasional Trans Jatim pada hari pertama Lebaran. Pada tanggal 21 Maret, layanan beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB untuk mengakomodasi masyarakat yang melaksanakan Salat Idul Fitri di pagi hari. Pada hari berikutnya, layanan kembali normal mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Menurut Khofifah, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov dalam memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau saat momentum Lebaran. "Kami ingin menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya menegaskan.
Dukungan untuk Mobilitas dan Keselamatan
Pembebasan tarif Trans Jatim ini juga menjadi stimulus untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat selama Lebaran. Dengan dorongan pemerintah agar masyarakat beralih menggunakan transportasi publik, diharapkan dapat mengurangi kepadatan jalan serta potensi kecelakaan lalu lintas.
Khofifah mengungkapkan harapannya agar masyarakat memanfaatkan program ini agar perjalanan menjadi lebih aman dan tertib. "Silaturahim menjadi lebih dekat, perjalanan menjadi lebih hemat. Mudik nyaman tidak harus mahal," katanya.
Pembentukan Sistem Transportasi yang Berkelanjutan
Program layanan gratis ini juga menjadi bagian dari visi pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang inklusif dan berkelanjutan. Khofifah mengajak seluruh warga untuk menggunakan layanan Trans Jatim bersama keluarga dan kerabat selama dua hari tersebut.
"Ayo ajak keluarga dan teman untuk memanfaatkan layanan Trans Jatim gratis ini. Dua hari ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," imbuhnya. Ia menegaskan bahwa langkah kecil ini merupakan kontribusi menuju Jawa Timur yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan.
Ringkasan Kebijakan Trans Jatim Gratis Lebaran 1447 H
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Periode Gratis | 21–22 Maret (H dan H+1 Idul Fitri) |
| Wilayah Berlaku | Koridor Gerbangkertasusila dan Malang Raya |
| Pengecualian Tarif Gratis | Trans Jatim Luxury |
| Jam Operasional 21 Maret | 10.00 WIB – 21.00 WIB |
| Jam Operasional 22 Maret | 05.00 WIB – 21.00 WIB (normal) |
Kebijakan pembebasan tarif Trans Jatim selama Lebaran bukan hanya menyediakan kemudahan akses bagi masyarakat. Namun juga mempertegas komitmen Pemprov Jawa Timur dalam menciptakan mobilitas masyarakat yang lebih sehat dan terintegrasi.
Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan tradisi silaturahim secara lebih mudah dan nyaman sekaligus mendukung pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan di Jawa Timur.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: surabaya.bisnis.com








