Site icon Qoo10.co.id

Mudik Gratis Jatim Berangkatkan 2.230 Pemudik dari TMII, Harapan Pulang Kampung Aman dan Tanpa Biaya

Mudik Gratis Jatim Berangkatkan 2.230 Pemudik dari TMII, Harapan Pulang Kampung Aman dan Tanpa Biaya

kilasjatim.com

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberangkatkan 2.230 pemudik dari Jakarta melalui program mudik gratis Lebaran 2026. Sebanyak 58 bus disiapkan untuk mengangkut peserta dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Program mudik gratis ini rutin digelar tiap tahun untuk memfasilitasi warga Jawa Timur di perantauan agar bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya. Ribuan pemudik diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, Kediri, Jember, Banyuwangi, dan Madura.

Proses pemberangkatan dilakukan sejak pagi hari dengan pengawasan ketat oleh petugas untuk memastikan kelancaran dan ketertiban selama keberangkatan. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menyampaikan bahwa program ini juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang rawan kecelakaan saat perjalanan jauh.

“Ini untuk menekan penggunaan motor saat mudik dan mengurangi risiko kecelakaan,” jelas Nyono. Pihaknya menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini sebagai indikasi kebutuhan transportasi yang aman dan terjangkau masih sangat besar, terutama bagi pekerja di sektor informal.

Sebelum diberangkatkan, seluruh armada menjalani pemeriksaan kelayakan atau ramp check sebagai upaya memastikan keamanan kendaraan. Kesehatan para pengemudi juga dipastikan dalam kondisi prima agar perjalanan dapat berjalan lancar dan aman.

Dalam pelaksanaan program mudik gratis ini, Pemprov Jawa Timur menggandeng beberapa pihak, termasuk Badan Penghubung Jawa Timur di Jakarta dan pengelola TMII. Sinergi ini bertujuan menjaga ketertiban dan kelancaran proses keberangkatan para pemudik.

Rute mudik yang dilayani mencakup kota-kota besar dan wilayah kabupaten di Jawa Timur, sehingga memudahkan pemudik menuju kampung halaman mereka. Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat pulang kampung tanpa harus terbebani biaya transportasi dan meningkatkan keselamatan selama mudik Lebaran 2026.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan arus mudik lebih aman dan teratur, sekaligus mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan kendaraan pribadi yang berlebihan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mengembangkan fasilitas mudik gratis sebagai bagian dari pelayanan publik kepada warga perantauan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kilasjatim.com
Exit mobile version