ASN Peduli dan Kemendukbangga/BKKBN Jatim Selenggarakan Mudik Bareng Tim Pendamping Keluarga ke Malang
Program “ASN Peduli, Empati dan Berbagi: Mudik Bareng Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur Bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK)” resmi digelar di Kantor Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Surabaya. Kegiatan ini bertujuan mendukung mudik sehat dan aman bagi TPK, akseptor KB, serta keluarga berisiko stunting dengan rute dari Surabaya menuju Malang.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Sukamto, menyampaikan bahwa agenda mudik ini tidak sekadar memfasilitasi perjalanan. Program juga membawa misi edukasi terkait kesehatan dan penguatan program Bangga Kencana kepada masyarakat luas.
TPK diposisikan sebagai ujung tombak dalam memberikan pendampingan keluarga. Tak hanya soal kesehatan, TPK juga berperan dalam percepatan penurunan stunting. Oleh sebab itu, momentum mudik menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat penyampaian informasi penting bagi masyarakat yang mengikuti perjalanan ini.
Pada tahap awal, peserta mudik mencapai sekitar 250 orang dengan keberangkatan satu armada bus. Penyelenggara juga membuka posko layanan “Sapa Mudik” di sejumlah rest area. Posko ini aktif pada tanggal 17–18 dan 25–26 Maret, bekerja sama dengan IBI Jawa Timur, dinas kesehatan, serta kepolisian.
Posko tersebut menyediakan pelayanan kesehatan dasar dan informasi pendukung selama perjalanan mudik berlangsung. Kehadiran posko bertujuan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran pemudik terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mematuhi protokol keselamatan.
Program mudik bareng ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk memperkuat ketahanan keluarga di Jawa Timur. Selain memberikan kemudahan logistik, program pula menyampaikan edukasi yang mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting dan meningkatkan akses keluarga terhadap layanan KB.
Pendekatan yang dilakukan oleh Kemendukbangga dan BKKBN Jatim menunjukkan sinergi antara pemerintah dan para ASN dalam mendorong pelayanan publik yang inovatif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen ASN Peduli yang mendorong empati dan berbagi untuk kesejahteraan masyarakat luas.
Secara keseluruhan, inisiatif mudik bareng ini diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan program yang mengintegrasikan aspek sosial, kesehatan, dan edukasi dalam satu rangkaian kegiatan. Masyarakat yang mengikuti mudik pun dapat merasakan manfaat perjalanan yang tidak hanya aman, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan serta penguatan keluarga.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: duta.co








