PT Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Blora menyalurkan dana CSR senilai Rp50 juta untuk mendukung peternak milenial di Kabupaten Blora. Program ini fokus pada pengembangan usaha ternak ayam petelur dengan memberikan bantuan kandang, ayam siap produksi, serta pakan dan vitamin selama satu bulan.
Direktur Utama BKK Blora, Puguh Haryono, menjelaskan bahwa bantuan mencakup tiga paket kandang ayam yang dirancang hemat tempat. Setiap kandang berisi dua ekor ayam, dengan total 50 ekor ayam petelur disusun dua tingkat untuk efisiensi perawatan dan ruang.
Bantuan ini diinisiasi sebagai respon atas usulan peternak muda yang diajukan ke Pemerintah Kabupaten Blora. Wakil Bupati, Sri Setyorini, turut mendorong BKK Blora agar mengalokasikan dana CSR untuk membantu pengembangan usaha peternakan tersebut.
Program CSR BKK Blora tidak hanya fokus pada peternakan, tetapi juga mencakup dua bidang lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kegiatan sosial di wilayah setempat. Hal ini menunjukkan komitmen bank dalam memperkuat ekonomi lokal secara menyeluruh.
Kandang ayam yang diberikan dilengkapi sistem kotak yang memudahkan pemeliharaan sehari-hari. Setiap paket diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi telur oleh peternak milenial secara rutin untuk konsumsi lokal maupun jualan.
Bantuan pakan dan vitamin untuk bulan pertama disediakan agar peternak bisa langsung memulai usaha tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Dukungan ini sekaligus mengurangi risiko kegagalan usaha bagi para peternak pemula.
Langkah BKK Blora ini menjadi contoh konkret bagaimana program CSR dapat dirancang langsung berdasarkan kebutuhan masyarakat. Selain memberikan bantuan fisik, program ini juga memperkuat jiwa kewirausahaan generasi muda di sektor peternakan.
Dengan hadirnya program tersebut, diharapkan peternak milenial mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan dari usaha peternakan ayam petelur. Strategi ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan pengentasan kemiskinan.
BKK Blora berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha mikro dan kecil melalui berbagai program CSR yang terukur dan berkelanjutan. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat brand image bank sebagai lembaga yang peduli terhadap perkembangan masyarakat sekitar.
Skema bantuan yang terstruktur dan fokus pada sektor unggulan membuat program CSR ini dapat menjadi model bagi daerah lain. Dukungan terhadap peternak muda di tengah tantangan ekonomi kontemporer menjadi sangat strategis untuk masa depan.
Para peternak penerima manfaat pun memandang positif adanya bantuan ini. Mereka melihat program ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan usaha dengan modal yang lebih terjangkau dan sarana yang memadai.
Bantuan dari BKK Blora diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan daerah. Telur yang diproduksi mampu memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru.
Dalam rangkaian kegiatan penyaluran CSR, Wakil Bupati Sri Setyorini turut hadir meninjau langsung lokasi kandang ayam petelur yang mendapat bantuan. Kunjungan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan BKK Blora dalam pemberdayaan ekonomi.
Secara keseluruhan, program CSR BKK Blora membuktikan peran penting lembaga keuangan daerah dalam mendukung pengembangan usaha mikro dan milenial. Investasi sosial seperti ini dinilai mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kemajuan komunitas setempat.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jateng.antaranews.com