Arus Mudik Sukabumi Terpantau Padat Lancar
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, melakukan pemantauan langsung kondisi arus mudik di wilayah Sukabumi. Pemeriksaan difokuskan pada jalur utama mulai Parungkuda hingga Pasar Cibadak yang menunjukkan arus lalu lintas padat lancar tanpa hambatan berarti.
Menurut Rudi, volume kendaraan yang masuk ke Sukabumi pada H-1 Lebaran mengalami penurunan signifikan. Meski jumlah kendaraan cukup banyak, penyebab kepadatan yang mengunci arus tidak terlihat sehingga perjalanan tetap lancar dan stabil.
Pemanfaatan Jalur Tol Bocimi Seksi 3
Penggunaan jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3 menjadi perhatian khusus dalam pengawasan arus mudik. Data yang dihimpun menunjukkan sekitar 7.000 kendaraan telah melintasi jalur ini dalam kondisi padat lancar. Hal ini mendukung kelancaran mobilitas pemudik selama masa libur Lebaran.
Di titik rawan seperti Simpang Karang Tengah, Cibadak, diterapkan rekayasa lalu lintas. Aturan wajib belok kiri diberlakukan untuk menghindari crossing yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Kebijakan ini terbukti efektif menjaga kestabilan arus lalu lintas di daerah sensitif.
Pengaturan Arus Wisata Pasca Lebaran
Menghadapi kemungkinan lonjakan pengunjung ke objek wisata pantai di Sukabumi setelah Lebaran, Kapolda memberikan instruksi khusus kepada Polres Sukabumi dan Ditlantas Polda Jabar. Beberapa skema pengaturan lalu lintas disiapkan untuk mengantisipasi kondisi berubah.
Skema pengaturan arus mencakup:
- One Way Sepenggal
Diberlakukan untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Simpang Ratu, Palabuhanratu. - Penerapan Situasional
Dijalankan bila kondisi berubah jadi antrean panjang sehingga dapat segera dikendalikan.
Instruksi ini bertujuan menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan wisatawan serta masyarakat pada area sekitar objek wisata dan jalur menuju pantai.
Puncak Arus Mudik Dinilai Sudah Terlewati
Kapolda Rudi memprediksi puncak arus mudik sudah berlalu pada Senin malam. Kehadiran kendaraan di jalur arteri maupun tol seperti Cipali dan Purbaleunyi terlihat menurun sejak pagi hari. Walau demikian, pengawasan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi lonjakan yang tak terduga.
Pengamatan ini memberikan gambaran bahwa situasi lalu lintas pada jalur-jalur utama di wilayah Jawa Barat cenderung kondusif dan aman. Hal ini juga mengindikasikan efektivitas pengaturan lalu lintas dan sinergi aparat keamanan selama masa mudik dan libur Lebaran.
Pemantauan berkelanjutan akan terus dilakukan hingga kondisi arus kembali stabil seperti hari biasa. Penerapan langkah antisipatif dan rekayasa lalu lintas dinilai sangat berperan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di masa-masa puncak perpindahan ini.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: sukabumisatu.com








