Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat adanya lonjakan arus lalu lintas yang signifikan di kawasan wisata Pacira yang meliputi daerah Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali. Pada hari Minggu, sebanyak 104.600 kendaraan tercatat melintas di dua jalur utama menuju kawasan tersebut hingga pukul 16.00 WIB.
Sebagian besar kendaraan tersebut berasal dari wisatawan yang memanfaatkan momentum libur untuk berkunjung ke destinasi wisata di kawasan Pacira. Data yang dihimpun menunjukkan arus kendaraan terbagi antara jalur Ciwidey dan Pangalengan dengan volume yang cukup besar.
Jumlah Kendaraan Melintas di Jalur Wisata Pacira
- Jalur Ciwidey: Sekitar 57.622 kendaraan untuk kedua arah.
- Jalur Pangalengan: Sekitar 47.600 kendaraan melintas.
Menurut Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, volume kendaraan yang tinggi tersebut merupakan indikasi tren positif kunjungan wisata ke daerah tersebut. Meskipun mengalami kenaikan di jalur Ciwidey, jalur Pangalengan justru menunjukkan penurunan volume kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya.
Rekapitulasi Volume Kendaraan Sepanjang Tahun
| Tahun | Jalur Ciwidey | Jalur Pangalengan |
|---|---|---|
| Tahun Ini | 393.701 kendaraan | 370.005 kendaraan |
| Tahun Sebelumnya | 389.117 kendaraan | 480.492 kendaraan |
Data ini memperlihatkan bahwa jalur Ciwidey mengalami peningkatan tipis volume kendaraan, sedangkan jalur Pangalengan mencatat penurunan signifikan. Pergerakan kendaraan ini menandai dinamika kunjungan wisata yang cukup menarik untuk diikuti secara berkala.
Upaya Pengelolaan Lalu Lintas Oleh Dishub
Dishub Kabupaten Bandung tidak hanya memantau angka kendaraan yang melintas, tapi juga mengerahkan petugas untuk mengatur lalu lintas di titik-titik yang rawan kemacetan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi para pengendara.
Petugas yang disiagakan di lapangan bertugas membantu pengaturan kendaraan saat terjadi peningkatan volume di waktu tertentu. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi menghindari hambatan serta kecelakaan di jalur wisata.
Peningkatan volume kendaraan ini menjadi gambaran nyata tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata alam di sekitar Bandung Selatan. Pemantauan berkelanjutan dan koordinasi antara instansi terkait diyakini mampu menjaga kelancaran dan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ciwidey dan Pangalengan.









