Polisi Imbau Pemilik Kendaraan Tingkatkan Kewaspadaan Saat Hujan di Jalur Ajibarang-Brebes
Petugas Kepolisian Resor Kota Banyumas mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas jalur Ajibarang-Brebes. Imbauan ini dilakukan menyusul turunnya hujan lebat pada masa arus balik H+2 Lebaran yang menyebabkan kondisi jalan licin dan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Petugas Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di Simpang SPBU Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mengingatkan pengendara motor, terutama yang membawa anak kecil, untuk lebih waspada dan mempertimbangkan berteduh saat hujan turun. Beberapa pemilik kendaraan memang memilih berteduh di teras toko sekitar lokasi, sementara sebagian lainnya tetap nekat melanjutkan perjalanan dengan mengenakan jas hujan.
Ajun Komisaris Besar Polisi Subeno, Perwira Pengamat Wilayah Barat Operasi Ketupat Candi 2026 Polresta Banyumas, menegaskan bahwa faktor cuaca merupakan perhatian utama karena hujan melanda sepanjang jalur Ajibarang-Brebes. Ia mengajak pemilik kendaraan dan warga lokal untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Berikut beberapa imbauan penting dari polisi untuk pemilik kendaraan di jalur Ajibarang-Brebes:
- Tingkatkan kewaspadaan saat hujan turun.
- Utamakan keselamatan, terutama bagi pengendara motor dengan penumpang anak.
- Hindari berkendara dalam kondisi jalan licin jika tidak memungkinkan.
- Patuhilah rambu dan aturan lalu lintas demi kelancaran dan keamanan.
- Jangan melakukan mendahului kendaraan secara berbahaya.
Dari pantauan di lapangan, arus lalu lintas di jalur tersebut cukup padat terutama untuk kendaraan roda empat. Salah seorang pengguna jalan dari Puring, Kabupaten Kebumen, Adi, mengatakan kepadatan terasa di jalur selatan Jawa Tengah terutama menjelang kawasan Buntu. Menurutnya, arus kendaraan motor masih relatif lancar meski kepadatan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Adi menduga kenaikan kepadatan ini dipengaruhi beberapa faktor, antara lain pencairan gaji akhir bulan serta jadwal masuk kerja yang sudah dimulai. Hal ini membuat arus balik mudik menjadi lebih padat dari sebelumnya.
Sementara itu, pemilik kendaraan bernama Bowo yang melintasi jalur dari Kabupaten Purbalingga menuju Ajibarang menyampaikan bahwa arus lalu lintas tahun ini lebih lancar dibandingkan periode Lebaran sebelumnya. Bowo memilih kembali bekerja di Jakarta setelah libur Lebaran untuk memaksimalkan waktu beristirahat bersama keluarga.
Imbauan yang disampaikan petugas kepolisian juga bertujuan menjaga keselamatan selama musim arus balik Lebaran, agar seluruh pengendara dan penumpang dapat sampai di tujuan dengan aman. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi menekan potensi kecelakaan akibat cuaca buruk dan kepadatan lalu lintas.
Pemilik kendaraan dianjurkan untuk selalu memantau kondisi cuaca sebelum berangkat dan menyesuaikan kecepatan saat melintasi jalur yang basah dan licin. Langkah preventif ini penting agar arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan dengan tertib dan minim risiko kecelakaan.









