Hindari Palimanan, Jalur Kota Indramayu Dipadati Kendaraan Menuju Jateng

Jalur alternatif melalui pusat Kota Indramayu dipadati kendaraan pada Jumat sore karena banyak pengendara dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah memilih menghindari potensi kepadatan di wilayah Palimanan. Pantauan di simpang tiga Lohbener menunjukkan arus lalu lintas terbagi, dengan sebagian kendaraan tetap melintas di Pantura arah Cirebon dan sebagian lain masuk ke jalur kota.

Peralihan arus itu terjadi saat skema one way arah Jakarta di Tol Cipali diberlakukan. Kondisi tersebut membuat jalur arteri di Indramayu ikut menampung kendaraan tambahan, terutama mobil pribadi dan bus yang ingin mencari rute lebih lancar menuju Cirebon lalu melanjutkan perjalanan ke Jawa Tengah.

Arus kendaraan dialihkan ke jalur dalam kota

Salah satu kernet bus, Maman, mengaku memilih jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan. Ia menyebut rute itu dipilih karena dari jalur tersebut kendaraan bisa keluar ke Cirebon dan melanjutkan perjalanan ke Jawa Tengah tanpa harus terjebak padat di titik tertentu.

Kepadatan juga terasa di sekitar Pasar Bangkir. Jalur di kawasan itu cenderung lebih sempit dibandingkan jalur utama Pantura, sementara aktivitas pasar ikut memperlambat laju kendaraan yang melintas di jam sibuk.

Dampak one way di Tol Cipali

Kanit Kamsel Satlantas Polres Indramayu, Ipda Dedi Hermanto, menjelaskan bahwa kenaikan volume kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah di jalur arteri Pantura merupakan dampak langsung dari one way di Tol Cipali. Ia menyebut arus kendaraan memang sempat meningkat, tetapi tetap bergerak ke arah Cirebon dan Jawa Tengah.

Dedi menegaskan petugas kepolisian sudah disiagakan di sepanjang jalur untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Langkah ini dilakukan agar kepadatan yang muncul tidak berubah menjadi hambatan besar di titik rawan perlambatan.

Titip rawan yang perlu diwaspadai pengendara

Berikut titik dan kondisi yang perlu diperhatikan pengendara saat melintas di Indramayu:

  1. Simpang tiga Lohbener, karena menjadi pembagi arus kendaraan dari arah Jakarta.
  2. Jalur alternatif via Kota Indramayu, karena lebih ramai saat pengendara menghindari Palimanan.
  3. Area Pasar Bangkir, karena ruas jalan lebih sempit dan dipengaruhi aktivitas pasar.
  4. Jalur Pantura arah Cirebon, yang tetap ramai meski arus kendaraan masih mengalir.

Petugas memperkirakan kepadatan di jalur arteri masih akan berlangsung hingga Sabtu besok. Prediksi itu berkaitan dengan masa libur yang segera berakhir dan jadwal masuk sekolah bagi pelajar pada pekan depan.

Pengendara yang melintas di jalur alternatif diimbau menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat memasuki kawasan ramai, dan tetap waspada di titik-titik yang sering macet seperti pasar tumpah. Dengan arus kendaraan yang masih berpotensi meningkat, jalur Kota Indramayu diperkirakan tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pengendara yang ingin menghindari kepadatan di Palimanan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: regional.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button