Jalur Arus Balik Jatim Dihantam Badai Petir, BMKG Ingatkan Puncak Hujan Sore Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Jawa Timur pada Jumat, 27 Maret 2026. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan lebat disertai badai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari saat arus balik Lebaran masih berlangsung.

Kondisi atmosfer yang labil memicu pertumbuhan awan konvektif secara luas di banyak kabupaten dan kota. Situasi ini membuat warga, terutama pengendara di jalur padat seperti Pacitan, Ponorogo, Madiun, hingga Malang Raya, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap genangan air, jarak pandang menurun, dan potensi pohon tumbang.

Rincian prakiraan cuaca harian

BMKG memantau peluang hujan yang meningkat sejak pagi di beberapa wilayah Jawa Timur. Cuaca berawan hingga hujan ringan diperkirakan muncul lebih awal, lalu berkembang menjadi hujan lebih intens pada siang sampai sore.

  1. Pagi hari pukul 07.00–11.00 WIB: cuaca cenderung berawan hingga hujan ringan.
  2. Siang hingga sore pukul 12.00–17.00 WIB: potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang meningkat tajam.
  3. Malam hari pukul 19.00–22.00 WIB: kondisi berangsur mereda menjadi berawan atau hujan ringan.

Wilayah dataran tinggi masih bisa mengalami hujan lanjutan pada malam hari. Karena itu, aktivitas luar ruang tetap perlu menyesuaikan kondisi lapangan meski cuaca terlihat mulai stabil.

Data teknis cuaca Jawa Timur

Berdasarkan estimasi yang dirangkum dari data prakiraan, suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 24°C hingga 31°C. Kelembapan udara diperkirakan mencapai 73% sampai 92%, sehingga udara terasa lembap dan mendukung pembentukan awan hujan.

Peluang hujan berada pada kisaran 65% hingga 85% dengan risiko tertinggi pada sore hari. Fokus peringatan dini mengarah pada potensi hujan lebat dan petir di Pacitan, Ponorogo, dan Madiun.

Parameter Cuaca Detail Estimasi Keterangan
Suhu udara 24°C–31°C Terasa lembap di wilayah perkotaan
Kelembapan 73%–92% Mendukung pembentukan awan hujan intens
Peluang hujan 65%–85% Probabilitas tertinggi pada sore hari
Peringatan dini Hujan lebat dan petir Fokus utama di Pacitan, Ponorogo, Madiun

Wilayah kota besar yang perlu diperhatikan

Surabaya dan Sidoarjo masuk daftar wilayah yang perlu mewaspadai hujan petir pada siang atau sore hari. Kondisi ini dapat memicu genangan di titik rawan, terutama pada kawasan dengan drainase yang kurang optimal.

Malang Raya diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang mulai siang hari. Suhu di kawasan pegunungan cenderung lebih sejuk, tetapi peluang hujan tetap perlu diperhatikan bagi warga dan wisatawan yang melakukan perjalanan.

Kediri dan Madiun juga berpotensi diguyur hujan intensitas sedang pada sore hari. Hembusan angin kencang sesaat dapat muncul bersamaan dengan turunnya hujan, sehingga pengendara perlu mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman.

Langkah antisipasi saat melintasi jalur arus balik

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan peringatan dini melalui laman resmi atau aplikasi Info BMKG sebelum berangkat. Langkah ini penting karena perubahan cuaca dapat terjadi cepat, terutama pada periode dengan atmosfer labil seperti sekarang.

Beberapa langkah aman yang disarankan antara lain:

  1. Menunda perjalanan jika awan gelap mulai menebal di jalur yang akan dilalui.
  2. Menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau papan reklame saat angin kencang.
  3. Memastikan kendaraan dalam kondisi prima, termasuk wiper, lampu, dan ban.
  4. Mengurangi kecepatan saat hujan deras agar kendaraan tetap stabil di jalan licin.

Situasi cuaca di Jawa Timur pada hari ini masih sangat dinamis dan berpotensi berubah dalam waktu singkat. Warga yang melintas di jalur arus balik disarankan tetap mengikuti pembaruan resmi BMKG agar perjalanan tetap aman di tengah potensi badai petir dan hujan lebat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kabarmalang.com

Berita Terkait

Back to top button