Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Personel Tetap Siaga

Polda Jawa Timur memastikan seluruh personel gabungan tetap disiagakan untuk mengawal arus balik Lebaran meski volume kendaraan meningkat sekitar 18 persen. Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyebut kondisi lalu lintas di sejumlah titik masih aman, lancar, dan terkendali setelah pemantauan langsung dan udara di jalur utama Jawa Timur.

Pemantauan dilakukan di beberapa ruas strategis, mulai dari Tol Ngawi di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah, jalur Pantura Tuban, jalur Wonogiri-Pacitan, Situbondo, hingga jalur penyeberangan Ketapang menuju Bali. Nanang mengatakan pergerakan kendaraan masih tersebar dan belum terkonsentrasi besar dalam satu waktu.

Arus Kendaraan Naik, Namun Masih Terkendali

Nanang menjelaskan kenaikan volume kendaraan tidak hanya datang dari pemudik yang kembali ke daerah asal, tetapi juga dari masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata. Ia menilai pola perjalanan seperti ini membuat sebaran arus kendaraan lebih merata di banyak titik.

“Kami melihat pergerakan kendaraan juga didominasi masyarakat yang melakukan perjalanan wisata. Namun secara umum kondisi lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, arus balik yang terjadi saat ini diperkirakan baru sekitar 30 persen. Kondisi itu membuat petugas tetap menyiapkan pengaturan lalu lintas di jalur tol, jalur wisata, dan titik penyeberangan.

Personel Operasi Ketupat Semeru Tetap Siaga

Seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 masih ditempatkan di lapangan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik. Polda Jatim juga terus memantau titik rawan, terutama kawasan perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah yang berpotensi mengalami kepadatan.

Nanang menegaskan pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran arus, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat di titik-titik padat. Ia meminta warga tidak kembali secara bersamaan agar penumpukan kendaraan bisa dihindari.

  1. Pengaturan lalu lintas di jalur tol utama.
  2. Pemantauan jalur wisata yang ramai kendaraan.
  3. Pengawasan di titik penyeberangan.
  4. Antisipasi kemacetan di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah.

Tol Situbondo Barat Bantu Sebar Arus

Nanang juga menyoroti berfungsinya pintu Tol Situbondo Barat yang dinilai membantu mendistribusikan arus kendaraan, terutama di kawasan Tapal Kuda. Kehadiran akses tersebut membuat beban lalu lintas tidak menumpuk di satu jalur utama.

“Difungsikannya pintu Tol Situbondo Barat sangat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas,” kata Nanang.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini situasi masih dalam batas normal meski ada peningkatan pergerakan kendaraan. Karena itu, Polda Jatim tetap menyiagakan personel untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat sampai arus balik selesai.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.detik.com

Berita Terkait

Back to top button