Ombak Selatan Jember Menelan Dua Wisatawan, Satu Tewas Satu Hilang di Papuma

Dua wisatawan terseret ombak di pantai selatan Jember saat libur Lebaran. Satu korban di Pantai Paseban ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu wisatawan di Pantai Papuma masih hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.

Peristiwa itu terjadi di dua lokasi berbeda pada kawasan wisata pesisir selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyebut arus dan ombak besar kembali menjadi ancaman utama bagi pengunjung yang nekat mendekat ke area terlarang.

Korban di Pantai Paseban ditemukan meninggal

Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan kecelakaan laut terjadi di Pantai Paseban saat seorang pengunjung mandi di laut. Korban diketahui bernama Giman, 54 tahun, warga Desa Kraton, Kecamatan Kencong.

“Telah terjadi kecelakaan laut di Pantai Paseban yakni pengunjung atas nama Giman (54) warga Desa Kraton, Kecamatan Kencong terseret ombak dan sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Edy.

Menurut Edy, petugas sebenarnya sudah berulang kali mengingatkan pengunjung agar tidak mandi di laut. Peringatan itu diberikan karena ombak di pantai selatan Jember tergolong besar dan berbahaya bagi wisatawan.

Wisatawan di Pantai Papuma masih dicari

Kejadian kedua menimpa Muhammad Sheva Yusuff, 22 tahun, warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang berwisata bersama teman-temannya di Pantai Papuma. Saat berada di area tebing di bawah Siti Hinggil, ketiganya disebut masuk ke zona larangan bagi pengunjung.

Berikut kronologi singkat insiden di Pantai Papuma:

  1. Korban dan dua temannya berada di area tepi tebing bawah Siti Hinggil.
  2. Mereka sempat berswafoto di lokasi tersebut.
  3. Ombak besar datang tiba-tiba dan menyapu ketiganya.
  4. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri.
  5. Sheva tenggelam dan dinyatakan hilang.

“Korban bersama dua temannya berswafoto di lokasi tersebut, kemudian ombak besar tiba-tiba menerjang hingga ketiganya tersapu ombak. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri, namun Sheva tenggelam dan dinyatakan hilang tergulung ombak,” ujar Edy.

Pencarian dihentikan sementara saat hari gelap

Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian dengan perahu dan penyisiran darat di sekitar titik korban diduga hilang. Namun pencarian belum membuahkan hasil hingga sore hari.

“Korban belum juga ditemukan setelah dilakukan pencarian hingga sore hari dan tim SAR gabungan menghentikan pencarian karena sudah mulai gelap. Pencarian akan dilanjutkan pada besok Minggu (29/3) pagi,” kata Edy.

Cuaca, tinggi ombak, dan kondisi medan menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian di kawasan pantai selatan. Petugas meminta wisatawan untuk tidak memaksakan diri mendekati bibir pantai, terlebih saat gelombang sedang tinggi.

Imbauan bagi wisatawan pantai selatan Jember

BPBD Jember kembali mengingatkan pengunjung agar mematuhi rambu keselamatan yang sudah dipasang di sejumlah titik wisata. Peringatan itu penting karena sebagian besar insiden terjadi saat pengunjung mengabaikan batas aman yang telah ditetapkan petugas.

Berikut imbauan keselamatan yang ditekankan petugas:

  1. Jangan mandi atau berenang di laut tanpa pengawasan petugas.
  2. Patuhi larangan memasuki zona berbahaya di area tebing dan bibir pantai.
  3. Perhatikan rambu peringatan di setiap titik wisata.
  4. Segera menjauh dari pantai jika gelombang mulai meninggi.
  5. Utamakan keselamatan keluarga saat berlibur.

Pantai selatan Jember memang kerap menjadi tujuan wisata saat musim libur, termasuk saat Lebaran. Namun karakter ombak yang kuat membuat kawasan ini memerlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh pengunjung agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jatim.antaranews.com

Terkait