101,6 Persen Kendaraan Kembali Ke Jakarta Via GT Kalikangkung, Arus Balik Tembus Target Cermin Lebaran 2026

Polda Jawa Tengah mencatat pergerakan arus balik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung menunjukkan angka yang sangat tinggi. Sebanyak 465.943 kendaraan tercatat sudah kembali ke arah Jakarta melalui gate tersebut, atau setara 101,6 persen dari total kendaraan yang sebelumnya masuk ke Jawa Tengah.

Data itu menandakan seluruh kendaraan yang melintas masuk ke Jawa Tengah lewat GT Kalikangkung telah kembali ke Jakarta, bahkan jumlahnya sedikit lebih besar dibandingkan arus mudik. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto menyampaikan data tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin, 30 Maret 2026.

Arus balik melampaui arus mudik

Polda Jawa Tengah mencatat total kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui GT Kalikangkung sebanyak 458.502 unit. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui jalur yang sama mencapai 465.943 unit.

Selisih itu membuat angka arus balik berada di atas arus mudik. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya mobilisasi kendaraan pada masa libur Lebaran dan padatnya pergerakan masyarakat menuju wilayah Jabodetabek.

Kepadatan tertinggi terjadi pada sore hari

Berdasarkan data lalu lintas GT Banyumanik Exit arah Semarang/Jakarta, sebanyak 38.528 kendaraan melintas sejak pagi hingga dini hari. Lonjakan tertinggi terjadi pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB, dengan volume mencapai 2.614 kendaraan dalam satu jam.

  1. Total kendaraan melintas di GT Banyumanik Exit: 38.528 kendaraan
  2. Puncak kepadatan: pukul 15.00–16.00 WIB
  3. Arus tertinggi per jam: 2.614 kendaraan

Pola tersebut menunjukkan arus balik bergerak kuat pada jam-jam sore saat pemudik mulai meninggalkan Jawa Tengah menuju Jakarta. Petugas di lapangan juga memantau kepadatan untuk menjaga kelancaran lalu lintas di jalur utama.

Arah ke Jogja dan Surabaya lebih lengang

Berbeda dengan arah menuju Jakarta, pergerakan lalu lintas di GT Banyumanik Entrance yang mengarah ke Jogja dan Surabaya terpantau lebih sepi. Total kendaraan pada periode yang sama hanya mencapai 27.564 unit, dengan puncak tertinggi tercatat pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB sebanyak 2.002 kendaraan.

Perbedaan volume kendaraan di dua arah ini menggambarkan konsentrasi arus balik yang masih dominan ke arah barat. Situasi itu juga memperlihatkan bahwa jalur tol utama di sekitar Semarang tetap menjadi titik penting dalam pengaturan lalu lintas Lebaran.

Pemantauan masih terus dilakukan

Polda Jawa Tengah memastikan pengawasan arus lalu lintas belum dihentikan. Pemantauan tetap difokuskan di sejumlah gerbang tol utama dan jalur arteri untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Langkah itu dilakukan karena arus balik masih berpotensi bergerak dinamis, terutama pada waktu-waktu padat menjelang akhir masa libur. Pengawasan di GT Kalikangkung dan titik penyangga lain juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.metrotvnews.com

Berita Terkait

Back to top button