Harakah Bakomubin Jabar Sahkan Nama Baru, Perkuat Jalur Dakwah Dan Bela Negara

DPW Bakomubin Jawa Barat resmi mengesahkan perubahan nama organisasi menjadi Harakah Bakomubin dalam agenda Halal Bihalal 1447 H yang digelar di Ruang Edukasi Masjid Al Jabbar Bandung. Momen ini juga menjadi penegasan arah baru gerakan dakwah yang lebih tertata, legal, dan selaras dengan kebutuhan umat di Jawa Barat.

Pengesahan tersebut tidak hanya menyangkut identitas organisasi, tetapi juga memperkuat sinergi dakwah, pembinaan mubalig, dan kerja sama lintas lembaga. Dalam kegiatan itu, jajaran pengurus wilayah dan daerah hadir untuk menyaksikan proses transformasi organisasi yang disebut telah melalui kajian panjang dan penyesuaian administrasi.

Pengesahan Nama dan Legalitas Organisasi

Perubahan nama dari Bakomubin menjadi Harakah Bakomubin dilakukan untuk memperkuat visi gerakan serta memberi kepastian hukum dalam koordinasi organisasi. DPW Bakomubin Jawa Barat menyebut proses ini telah dikaji secara mendalam selama lebih dari satu tahun sebelum akhirnya disahkan.

Selain nama baru, organisasi ini juga menetapkan logo baru dan menegaskan kembali motto pengabdian kepada umat dan bangsa. Langkah tersebut dipandang penting agar arah gerakan dakwah memiliki dasar kelembagaan yang lebih kuat dan mudah dijalankan hingga tingkat daerah.

Ketua Umum DPP Harakah Bakomubin, Dr. KH. Suhary Am, MA., menekankan pentingnya ketaatan administrasi di seluruh jajaran pengurus daerah. Penegasan itu menjadi bagian dari upaya menjaga organisasi agar tetap tertib, solid, dan berada dalam koridor hukum yang berlaku.

Sinergi Dakwah dan Bela Negara

Kegiatan Halal Bihalal juga dihadiri Waka Bintal Jarah Dam III/Siliwangi, Letkol H. Dudu Badrussalam, yang mewakili Pangdam III/Siliwangi. Kehadiran unsur TNI memperlihatkan bahwa kerja sama antara Bakomubin dan jajaran Kodam III/Siliwangi terus berlanjut dalam penguatan wawasan kebangsaan.

Program pelatihan Bela Negara yang dijalankan bersama disebut bertujuan membentuk para pendakwah yang memiliki nasionalisme kuat. Dengan cara itu, mubalig diharapkan tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga ikut menjaga keutuhan NKRI melalui pemahaman kebangsaan yang kokoh.

Dalam sambutannya, Letkol H. Dudu Badrussalam menyampaikan bahwa kerja sama pelatihan Bela Negara telah berlangsung dan akan diteruskan hingga ke semua tingkatan pengurus. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Pangdam III/Siliwangi karena sedang menjalankan tugas lain yang telah terjadwal.

Peran Masjid Al Jabbar sebagai Pusat Edukasi

Ketua Umum DKM Masjid Al Jabbar, DR. KH. Tata Sukayat, M.Ag., memberikan apresiasi kepada para ustaz dan kiai yang dinilai konsisten mencerdaskan masyarakat. Ia juga mengajak para mubalig untuk memakmurkan Masjid Al Jabbar sebagai pusat syiar Islam di Jawa Barat.

Masjid Al Jabbar dipandang memiliki posisi strategis sebagai ruang pembinaan dan edukasi keislaman. Berikut sejumlah peran yang disorot dalam kegiatan tersebut:

  1. Pusat syiar Islam yang berkelanjutan.
  2. Tempat pembinaan calon mubalig masa depan.
  3. Ruang edukasi untuk memperkuat kualitas dakwah.
  4. Wadah kolaborasi antara ulama, pemerintah, dan institusi sosial.

Dorongan agar masjid ini menjadi pusat penguatan kader dakwah menunjukkan pentingnya ruang-ruang keagamaan yang aktif dan terorganisasi. Hal itu juga sejalan dengan upaya memperluas manfaat masjid sebagai pusat pendidikan umat.

Momentum Penguatan Organisasi di Jawa Barat

Acara Halal Bihalal dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan lantunan Indonesia Raya serta Mars Bakomubin secara khidmat. Suasana tersebut mencerminkan semangat kebersamaan pengurus yang hadir dengan agenda memperkuat pengabdian organisasi di daerah.

DPW Bakomubin Jawa Barat menempatkan transformasi ini sebagai langkah strategis untuk memperjelas arah gerakan dakwah. Dengan legalitas baru, sinergi lembaga, dan dukungan pembinaan bela negara, organisasi ini menargetkan penguatan peran mubalig dalam kehidupan sosial dan kebangsaan di Jawa Barat.

Kegiatan tersebut menandai babak baru bagi Harakah Bakomubin dalam memperluas jangkauan dakwah yang tertib, adaptif, dan berorientasi pada pengabdian umat di tengah dinamika masyarakat Jawa Barat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jabarekspres.com

Berita Terkait

Back to top button