Ahmad Luthfi Bongkar Strategi Hemat Energi Jateng, ASN Diarahkan Naik Angkutan Umum hingga Bersepeda

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pemerintah provinsi sedang menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung efisiensi energi, terutama dalam penggunaan bahan bakar minyak atau BBM di lingkungan kerja. Opsi yang dibahas mencakup work from home, penggunaan kendaraan umum, bersepeda, hingga dorongan agar aparatur sipil negara atau ASN lebih hemat emisi saat berangkat kerja.

Langkah itu masih dalam tahap pembahasan karena Pemprov Jateng menunggu surat edaran dari pemerintah pusat terkait teknis pelaksanaannya. Meski begitu, pemerintah daerah sudah mulai mengkaji berbagai skema agar kebijakan hemat energi bisa berjalan tanpa mengganggu pelayanan publik.

Skema penghematan yang disiapkan

Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa efisiensi energi tidak hanya berbicara soal pengurangan BBM, tetapi juga soal perubahan pola mobilitas ASN. Karena itu, Pemprov Jateng membuka sejumlah opsi yang dinilai lebih ramah lingkungan dan bisa menekan biaya operasional.

Beberapa pilihan yang sedang dipertimbangkan meliputi:

  1. Work from home atau WFH untuk jenis pekerjaan tertentu.
  2. Work from anywhere atau WFA dengan pengaturan yang sesuai kebutuhan layanan.
  3. Penggunaan transportasi umum untuk perjalanan dinas maupun berangkat kerja.
  4. Bersepeda untuk jarak yang memungkinkan.
  5. Pemanfaatan cara mobilitas lain yang lebih hemat energi, termasuk wacana yang disampaikan secara terbuka oleh gubernur.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan upaya pengurangan emisi karbon di sektor perkantoran. Pemprov Jateng juga disebut sedang menghitung dampak dan efektivitas tiap opsi agar kebijakan yang dipilih tetap realistis diterapkan.

Dorongan energi terbarukan di daerah

Di tingkat kabupaten, Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyatakan akan mengimbau kantor pemerintahan agar mulai memanfaatkan energi terbarukan seperti panel surya. Ia juga menilai penggunaan sumber energi bersih di perusahaan besar perlu diperluas melalui sosialisasi yang lebih intensif.

Menurut dia, beberapa perusahaan besar di Kabupaten Pati sudah menggunakan energi terbarukan. Pemerintah daerah pun ingin mendorong lebih banyak pelaku usaha mengikuti langkah tersebut sebagai bagian dari efisiensi energi jangka panjang.

Pemanfaatan energi alternatif di Jawa Tengah

Pemprov Jateng juga menyiapkan strategi lain di luar penghematan mobilitas pegawai. Salah satunya adalah mengoptimalkan energi alternatif seperti gas alam untuk mendukung program efisiensi BBM di wilayah tersebut.

Pemerintah provinsi menyebut memiliki 2.500 desa mandiri energi yang bisa dimaksimalkan untuk mendukung transisi energi. Program ini menjadi salah satu modal penting karena desa mandiri energi dapat membantu memperkuat kemandirian energi di daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.

Arah kebijakan hemat energi di Pemprov Jateng

Langkah yang dibahas Pemprov Jateng menunjukkan bahwa efisiensi energi tidak hanya menyasar penghematan anggaran, tetapi juga perubahan perilaku aparatur dalam bekerja. Kebijakan itu juga membuka ruang bagi pemanfaatan energi bersih, transportasi publik, dan penguatan desa mandiri energi sebagai bagian dari strategi yang lebih luas.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kompas.tv

Berita Terkait

Back to top button