Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Ajang Talenta Prestasi Murid Jawa Timur 2026 di Airlangga Convention Center, Surabaya, sebagai langkah untuk menyiapkan siswa terbaik menghadapi kompetisi nasional hingga internasional. Ajang ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis prestasi dan menjaga posisi Jatim sebagai salah satu barometer pendidikan nasional.
Khofifah menegaskan bahwa ajang talenta harus menjadi ruang tumbuh bagi murid-murid berprestasi. Ia berharap peserta dari Jawa Timur tidak hanya unggul di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus ajang bergengsi seperti Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, hingga lomba-lomba lain yang digelar pemerintah pusat.
Target Prestasi di Berbagai Ajang Nasional
Pemprov Jatim menargetkan capaian juara umum di sejumlah kompetisi nasional, antara lain Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional, Lomba Kompetensi Siswa, Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia, Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia, serta Lomba Debat Indonesia.
Khofifah menyampaikan bahwa ajang ini bukan hanya soal lomba, tetapi juga bagian dari proses membangun sumber daya manusia unggul. Menurut dia, talenta siswa perlu mendapat ruang, pendampingan, dan apresiasi agar mampu berkembang optimal sejak jenjang sekolah.
“Melalui ajang ini, kita ingin memastikan bahwa setiap talenta terbaik Jatim mendapat ruang untuk berkembang dan berprestasi,” kata Khofifah dalam kegiatan tersebut.
Peta Prestasi Jawa Timur di Pendidikan Tinggi
Khofifah juga mengaitkan ajang talenta dengan capaian Jawa Timur dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. Berdasarkan data resmi di snpmb.id, sebanyak 29.046 siswa asal Jawa Timur diterima di perguruan tinggi negeri dari 108.122 pendaftar, dan angka itu menempatkan Jatim di posisi teratas nasional.
Berikut lima provinsi dengan siswa terbanyak diterima PTN melalui jalur SNBP:
| Peringkat | Provinsi | Diterima | Pendaftar |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Timur | 29.046 | 108.122 |
| 2 | Jawa Barat | 18.365 | 130.373 |
| 3 | Jawa Tengah | 16.326 | 99.825 |
| 4 | Sumatera Utara | 13.136 | 57.270 |
| 5 | Aceh | 8.589 | 20.442 |
Khofifah menyebut Jawa Timur konsisten menjadi provinsi dengan siswa terbanyak lolos PTN jalur SNBP selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019. Ia menilai capaian itu menunjukkan strategi sekolah, termasuk pemetaan peluang oleh guru, berjalan efektif dalam mendorong kelulusan siswa.
Perhatian untuk Siswa Keluarga Prasejahtera
Selain capaian umum, Jawa Timur juga mencatat hasil positif pada jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Dari 40.213 siswa pemegang KIP-K yang mendaftar SNBP, sebanyak 8.915 diterima di PTN.
Khofifah menilai data itu penting karena membuka akses pendidikan tinggi bagi siswa dari keluarga prasejahtera. Ia menegaskan pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada siswa di Jawa Timur yang terhambat kuliah karena kendala ekonomi.
“Program KIP-K adalah salah satu instrumen penting untuk itu,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Talenta dan Guru
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan ribuan murid berprestasi ikut dalam ajang talenta tahun ini. Ia menargetkan Jawa Timur kembali meraih juara umum di tujuh ajang prestasi nasional yang diselenggarakan pemerintah pusat.
Aries juga menyoroti capaian Jawa Timur pada periode sebelumnya yang berhasil menjadi juara umum di beberapa ajang tingkat nasional. Menurut dia, pencapaian itu tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Khofifah terhadap program pendidikan dan pembinaan prestasi siswa.
Selain fokus pada murid, Pemprov Jatim juga menyiapkan sejumlah program untuk guru dan tenaga kependidikan. Berikut beberapa langkah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut:
- Bedah rumah untuk 38 guru dan tenaga kependidikan di Jawa Timur.
- Peninjauan rumah yang dibedah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional.
- Bantuan rehabilitasi ruang kelas SMK 1 Ampelgading Malang senilai Rp 100 juta.
- Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026.
- Penyerahan bantuan biaya pendidikan untuk murid Jawa Timur.
Aries menambahkan, perhatian kepada guru penting karena kualitas pembinaan siswa sangat bergantung pada dukungan ekosistem pendidikan di sekolah. Ia menilai hasil prestasi Jawa Timur selama beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa sinergi pemerintah daerah, sekolah, dan guru berjalan efektif.
Manajemen Talenta dan Kompetisi yang Makin Ketat
Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen Maria Veronika mengapresiasi ajang talenta daerah yang digelar Jawa Timur. Ia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan pusat dalam manajemen talenta murid dan penyelenggaraan ajang prestasi secara terstandar.
Maria juga menyampaikan bahwa tingkat partisipasi pada berbagai ajang nasional terus meningkat. Pendaftar OSN tercatat mencapai 9.046 peserta secara nasional, sementara seleksi di Jawa Timur naik 20 persen.
Selain OSN, peserta OPSI tahun ini mencapai 19 ribu proposal secara nasional. Sementara itu, ajang FLS3N dan debat juga mencatat kenaikan pendaftar hingga 36 persen, yang menunjukkan kompetisi semakin ketat dan membutuhkan kesiapan mental yang lebih kuat dari para peserta.
“Selamat berkompetisi dan jangan takut untuk berusaha,” kata Maria.
Dengan rangkaian program ini, Jawa Timur menegaskan arah kebijakan pendidikan yang tidak hanya mengejar angka kelulusan, tetapi juga menyiapkan murid unggul untuk bersaing di ajang sains, seni, olahraga, penelitian, kewirausahaan, dan debat di tingkat nasional maupun internasional.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.detik.com








