BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat dan Jabodetabek pada Senin, 6 April 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Warga diminta tetap waspada karena hujan dapat berkembang pada siang hingga sore hari, sementara beberapa daerah juga berpeluang mengalami hujan pada malam dan dini hari.
Di Jawa Barat, potensi hujan paling luas muncul pada rentang pukul 13.00–19.00 WIB, saat cuaca diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Pada periode itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah provinsi, termasuk daerah padat penduduk dan kawasan penyangga ibu kota.
Prakiraan Cuaca Jawa Barat per Waktu
-
Pagi hari, 07.00–13.00 WIB
Cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di sebagian Kabupaten Bekasi, Bogor, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. -
Siang hingga sore, 13.00–19.00 WIB
Kondisi diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Pada jam ini, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di hampir sebagian besar wilayah Jawa Barat. -
Malam hari, 19.00–01.00 WIB
Cuaca kembali didominasi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan masih dapat muncul di sebagian Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Sumedang, dan Cirebon. - Dini hari, 01.00–07.00 WIB
Cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan tetap berpotensi terjadi di sebagian Kabupaten Bekasi, Karawang, Sukabumi, Cianjur, dan Subang.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Barat berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan mencapai 50 hingga 95 persen, dengan angin bertiup dari arah timur ke tenggara berkecepatan 5–40 kilometer per jam.
Kondisi Jabodetabek dan Area Penyangga
Wilayah Jabodetabek yang berada di sekitar Jawa Barat juga perlu mencermati perubahan cuaca harian, terutama di kawasan yang berbatasan langsung dengan Bogor, Bekasi, dan Karawang. Pola awan yang berkembang sejak pagi hingga siang menandakan potensi hujan lokal yang bisa muncul cepat dan disertai petir di waktu tertentu.
Daerah perkotaan seperti Bekasi dan Bogor cenderung menjadi wilayah yang perlu perhatian lebih karena sering mengalami perubahan cuaca lebih cepat dibanding area lain. Kondisi ini dapat berdampak pada aktivitas perjalanan, pekerjaan luar ruangan, dan mobilitas warga pada jam pulang kerja.
Hal yang Perlu Diwaspadai Warga
- Membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.
- Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir.
- Memantau pembaruan cuaca dari BMKG sebelum bepergian jauh.
- Berhati-hati saat berkendara karena jalan licin dapat terjadi setelah hujan.
- Menyesuaikan jadwal kegiatan luar ruangan pada siang hingga sore hari.
Potensi hujan yang muncul pada siang hingga malam hari membuat masyarakat di Jawa Barat dan wilayah penyangga Jakarta perlu menyiapkan langkah antisipasi sejak pagi. Informasi cuaca ini penting terutama bagi pelaku perjalanan, pekerja lapangan, dan warga yang tinggal di daerah rawan genangan atau memiliki mobilitas tinggi pada jam sibuk.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jabar.jpnn.com








