Panitia Nasional Soekarno Cup 2026 dari DPP PDI Perjuangan meninjau langsung kesiapan Jawa Timur sebagai tuan rumah turnamen usia muda U-17 antar-provinsi. Kunjungan itu dilakukan di Surabaya dan Gresik untuk memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan sesuai rencana.
Rombongan dipimpin Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun, bersama sejumlah panitia pusat. Mereka melihat langsung stadion Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo, dan Gelora Joko Samudro yang disiapkan sebagai venue utama kompetisi.
Kesiapan Jatim Dapat Apresiasi
Panitia pusat menilai persiapan Jawa Timur sudah sangat matang. Komarudin menyebut penataan lokasi, koordinasi daerah, dan kesiapan teknis menunjukkan keseriusan tuan rumah dalam menyambut ajang yang dijadwalkan berlangsung pada Juli-Agustus di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan.
“Persiapan Jatim sudah luar biasa. Semuanya ditata dengan baik, dan kami optimistis Soekarno Cup 2026 akan sukses,” kata Komarudin. Ia juga menilai penyelenggaraan edisi kali ini berpeluang lebih besar dan meriah dibandingkan gelaran sebelumnya.
Soekarno Cup untuk Pembinaan Talenta Muda
Komarudin menegaskan Soekarno Cup tidak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga pembinaan karakter. Turnamen ini diposisikan sebagai ruang lahirnya talenta sepak bola muda sekaligus sarana menanamkan nilai nasionalisme.
- Membina pemain muda agar lebih kompetitif
- Menanamkan sportivitas dan gotong royong
- Menguatkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda
- Mendorong perkembangan sepak bola antardaerah
Menurut Komarudin, semangat itu sejalan dengan pandangan Ir. Soekarno bahwa olahraga adalah bagian dari nation and character building. Karena itu, turnamen ini diharapkan memberi dampak lebih luas dari sekadar hasil pertandingan.
Jawa Timur Siapkan Fasilitas dan UMKM
Ketua Panitia Daerah Soekarno Cup 2026, Eri Cahyadi, mengatakan kunjungan panitia nasional menjadi penanda bahwa persiapan memasuki tahap yang lebih serius. Ia menyebut Jawa Timur siap tampil sebagai tuan rumah terbaik untuk penyelenggaraan turnamen tersebut.
Eri menjelaskan bahwa panitia lokal telah menyiapkan fasilitas pendukung secara menyeluruh. Selain itu, penyelenggaraan event juga akan melibatkan UMKM agar industri kecil ikut merasakan dampak ekonomi dari turnamen ini.
“Panitia lokal telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung secara menyeluruh. Kami memadukan semangat nasionalisme, prestasi sepak bola, serta ekonomi kerakyatan karena setiap tahapannya akan melibatkan UMKM,” ujar Eri.
Inovasi Penyelenggaraan Jadi Sorotan
Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Deni Wicaksono, menambahkan bahwa Jatim akan memberi pelayanan terbaik bagi seluruh peserta. Ia menyebut sejumlah inovasi telah disiapkan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme turnamen.
Inovasi yang disiapkan antara lain:
- Pelibatan wasit perempuan berlisensi
- Pendampingan ahli gizi untuk asupan nutrisi pemain
- Kolaborasi dengan akademisi untuk memperkuat sains olahraga
- Penguatan standar pelaksanaan di setiap tahapan turnamen
Deni menilai langkah tersebut akan membuat Soekarno Cup 2026 lebih rapi dan modern. Pendekatan itu juga diharapkan mampu memberi pengalaman kompetisi yang sehat bagi para pemain muda dari berbagai daerah.
Turnamen Edisi Ketiga dengan Cakupan Lebih Luas
Soekarno Cup merupakan turnamen sepak bola yang digelar DPP PDI Perjuangan sebagai bagian dari pengembangan olahraga nasional. Ajang ini juga dikaitkan dengan semangat perjuangan Bung Karno dalam membangun karakter bangsa melalui olahraga.
Turnamen ini telah memasuki edisi ketiga, setelah sebelumnya digelar di Jakarta dan Bali. Pada edisi terbaru di Jawa Timur, kompetisi direncanakan diikuti 16 provinsi atau region se-Indonesia, sehingga cakupan persaingannya menjadi lebih luas.
Kehadiran panitia nasional di Surabaya dan Gresik memperlihatkan koordinasi antara pusat dan daerah berjalan intensif. Dengan dukungan stadion bersejarah, fasilitas yang disiapkan, dan keterlibatan berbagai unsur lokal, Jawa Timur kini diproyeksikan menjadi panggung penting bagi lahirnya pemain muda berbakat dari seluruh Indonesia.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: pdiperjuangan-jatim.com