Warga Jawa Barat yang sedang punya waktu senggang pada Minggu, 12 April, mendapat undangan terbuka untuk hadir ke Lembur Pakuan, Subang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat menikmati rangkaian acara budaya bertajuk “Nyuhun Buhun di Lembur Pakuan” yang berlangsung selama empat hari.
Ajakan itu disampaikan Dedi lewat unggahan video pendek di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71. Dalam keterangan yang dikutip pada Kamis, 9 April, ia menulis, “Catat tangga dan waktunya. Kita tebarkan bahagia untuk Jawa Barat istimewa.”
Rangkaian Acara untuk Keluarga
Kegiatan ini dikemas sebagai pagelaran budaya yang memuat beragam agenda seni dan hiburan. Program yang disiapkan antara lain tari-tarian, sunatan massal, arak-arakan setelah sunatan, hingga pertunjukan gamelan.
Format acara itu membuatnya bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga yang ingin mengisi akhir pekan dengan kegiatan berbasis budaya. Lokasi acara berada di Lembur Pakuan dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang hiburan sekaligus pelestarian tradisi di Jawa Barat.
Puncak Acara pada 12 April
Dari jadwal yang dibagikan, acara dimulai sejak Kamis, 9 April, dan berakhir pada Minggu, 12 April. Pada hari terakhir, panitia dijadwalkan menggelar sunatan massal di Bale Kapeurih, sehingga masyarakat yang ingin hadir diminta mencatat waktu pelaksanaannya.
Berikut ringkasan jadwal yang disampaikan melalui unggahan tersebut:
- Kamis, 9 April: pembukaan rangkaian acara.
- Selama empat hari: pagelaran budaya, tari-tarian, dan pertunjukan gamelan.
- Minggu, 12 April: sunatan massal di Bale Kapeurih.
Tokoh yang Terlibat dan Respons Warganet
Acara budaya itu juga menampilkan Oni SOS dan Ohang sebagai bagian dari hiburan panggung. Oni Suwarman, yang dikenal sebagai Oni SOS, merupakan politikus Partai Perindo, senator, sekaligus pelawak Indonesia.
Unggahan Dedi langsung mendapat perhatian warganet. Banyak komentar yang memuji penyelenggaraan acara budaya tersebut dan menilai kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi lokal di sekitar Bale Lembur Pakuan.
Seorang warganet menulis, “Masyaallah, cerdas banget, kalau udah kaya gini umum Lembur Pakuan pun makin maju warung-warung yang jualan oleh-oleh juga.” Komentar lain berbunyi, “Pengen hadir bapak,” sementara pengguna lain menambahkan, “Bapak Jabar luar biasa.”
Lembur Pakuan dan Sorotan Publik terhadap Dedi Mulyadi
Nama Dedi Mulyadi belakangan memang menjadi sorotan publik karena sejumlah kebijakan dan langkah tegas yang ia ambil, termasuk tindakan terhadap petugas Samsat Soekarno-Hatta, Bandung. Peristiwa itu sempat viral di media sosial karena berkaitan dengan pelayanan pembayaran pajak kendaraan yang dinilai menyulitkan masyarakat.
Di tengah sorotan tersebut, agenda budaya di Lembur Pakuan memperlihatkan pendekatan berbeda dalam menghadirkan kedekatan dengan warga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan akhir pekan, tetapi juga ruang pertemuan antara seni tradisi, pelayanan sosial, dan partisipasi masyarakat Jawa Barat.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.tvonenews.com